Aksi memukau diperlihatkan oleh pembalap bintang Marc Marquez yang sukses mengamankan kemenangan penting dalam sesi sprint race di ajang MotoGP Mandalika. Hasil gemilang ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa rentetan nasib sial yang selama ini menghantui sang juara dunia di Sirkuit Pertamina Mandalika perlahan mulai menemui titik akhir yang manis bagi ambisinya musim ini.

Sebelumnya, sejarah mencatat bahwa pembalap asal Spanyol ini belum pernah sekalipun mampu mencatatkan perolehan poin di sesi full race seri Mandalika akibat berbagai kendala pelik, mulai dari hantaman cedera parah hingga insiden kecelakaan fatal yang memaksanya gagal finis. Meski catatan terbaiknya sempat terpatri di posisi ketiga pada sprint race tahun 2024 silam, dominasi mutlak yang ia tunjukkan kali ini di atas lintasan sukses mematahkan rekor minor tersebut dengan cara yang sangat meyakinkan.

Kemenangan di hari Sabtu ini tentu memberikan suntikan moral sekaligus modal psikologis yang luar biasa bagi Marc Marquez untuk memutus kutukan dalam sesi full race penentuan keesokan harinya. Terlebih lagi, persaingan ketat di papan atas klasemen kian memanas mengingat seri Mandalika memegang peranan krusial sebagai bagian dari enam balapan pemungkas penentu perburuan gelar juara dunia MotoGP musim ini.

Keberhasilan merebut podium tertinggi sama sekali tidak didapat dengan cara yang mudah karena ia harus bekerja keras meladeni perlawanan sengit dari Jorge Martin yang sempat memimpin jalannya balapan. Sempat tertinggal hingga berjarak 1,7 detik, perlahan namun pasti ritme balap Marquez mampu memangkas jarak hingga akhirnya menyalip sang rival ketika balapan menyisakan lima lap terakhir.

Perubahan posisi drastis di Tikungan krusial tersebut membuat Jorge Martin terpaksa melorot bukan hanya kehilangan singgasana, melainkan juga harus rela disusul oleh Ai Ogura dan Fabio Di Giannantonio yang membuatnya puas finis di posisi keempat. Berkat tambahan poin maksimal ini, Marc Marquez kini resmi merebut puncak klasemen sementara dengan koleksi 343 poin, unggul tipis empat angka saja atas rival terdekatnya tersebut.