Seorang pendukung setia Manchester United bernama Frank Ilett harus bersabar lebih lama di tengah tantangan unik yang ia buat sendiri. Sudah 745 hari ia menepati nazarnya untuk tidak memotong rambut sampai skuad utama pria meraih lima kemenangan beruntun di semua ajang. Sayangnya, performa inkonsisten di bawah tekanan kompetisi membuat rambut Ilett semakin panjang bak manusia gua, sementara rival sekota dan tim rival terus melaju kencang di klasemen.

Dilansir dari FourFourTwo, situasi ini makin ironis karena tim wanita Manchester United justru sudah empat kali mencatatkan lima kemenangan beruntun sejak tantangan ini dimulai pada Oktober 2024. Tiga kali streak kemenangan tersebut diraih di bawah mantan pelatih Marc Skinner, dan kini berlanjut di bawah komandan baru Eva Olid. Bahkan, skuad wanita sempat merayakan gol dengan gestur menggunting rambut saat berlaga di Liga Champions melawan Atletico Madrid sebagai bentuk candaan atas viralnya rambut Ilett.

Sayangnya, aturan nazar Ilett sejak awal dikhususkan untuk tim pria Setan Merah, membuat aksi gemilang tim wanita tidak dihitung untuk mengakhiri hukumannya di kursi tukang cukur. Perjalanan pria asal Inggris ini telah mencapai 100 pertandingan tanpa hasil memuaskan setelah akhir pekan lalu skuad pria hanya mampu bermain imbang kontra Leeds. Perubahan performa yang naik turun ini terus menjadi sorotan para suporter di media sosial.

Di sisi lain, tim wanita sempat mengalami periode sulit awal musim ini, termasuk kekalahan telak 5-0 dari Chelsea serta hasil imbang kontra Arsenal. Namun, Eva Olid berhasil membalikkan keadaan dengan meracik taktik solid yang membawa tim kembali ke jalur kemenangan beruntun. Publik tribun Old Trafford kini hanya bisa berharap tim pria segera bangkit dari keterpurukan agar Ilett akhirnya bisa merapikan rambutnya yang kian lebat.