Situasi pelik tengah menimpa Trent Alexander-Arnold di Santiago Bernabeu. Kepindahannya dari Liverpool yang sempat diwarnai mimpi besar kini berubah menjadi ujian berat setelah ia tergeser ke posisi bek kanan pilihan ketiga di bawah komando Jose Mourinho.
Kedatangan Denzel Dumfries pada bursa transfer musim panas serta keputusan taktis Mourinho yang lebih memilih memainkan Fede Valverde di pos bek kanan membuat menit bermain pemain asal Inggris itu merosot drastis. Dari total 13 pertandingan yang dilakoni Los Blancos musim ini, ia baru mencatatkan tujuh penampilan dengan hanya empat kali turun sebagai starter dan menyumbangkan satu assist saja.
Kendati sempat menelan biaya transfer sekitar Rp200 Juta untuk membebaskannya lebih awal dari kontraknya di Anfield pada musim panas 2025 lalu, masa depan pemain yang baru saja menginjak usia 28 tahun ini kini berada di ambang ketidakpastian. Cedera hamstring dan paha yang silih berganti pada musim debutnya turut menghambat proses adaptasinya di kompetisi La Liga.
Menanggapi spekulasi masa depan sang pemain, Jose Mourinho mengakui bahwa keputusan sulit dalam meracik skuad ini terkadang terasa menyakitkan secara personal. Namun, juru taktik asal Portugal tersebut menegaskan bahwa kebutuhan taktis tim dan keseimbangan lini tengah akan selalu berada di atas kepentingan individu pemain mana pun.
Kurangnya jatah bermain reguler di level klub ini tentu memberikan kekhawatiran tersendiri bagi posisinya di tim nasional Inggris asuhan Thomas Tuchel. Terlebih lagi, legenda Liverpool Jamie Carragher secara terbuka menyatakan bahwa kepindahan sang bek sayap ke Spanyol merupakan sebuah kesalahan besar yang kini membuahkan hasil minor.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang