Badai tekanan kini tengah menghantam juru taktik Nottingham Forest, Oliver Glasner, usai awal musim yang jauh dari kata memuaskan di ajang Premier League. Hanya mampu mengemas satu kemenangan dari sembilan laga pembuka membuat sang pelatih melontarkan peringatan keras kepada skuad asuhannya. Dilansir dari BBC Sport, Glasner dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak akan lagi berkompromi dan menuntut para pemain untuk segera mengikuti arahannya demi menghindari pemecatan dini.

Kekalahan 0-2 di kandang Brentford akhir pekan lalu menjadi puncak kejengkelan sang pelatih asal Austria tersebut. Gol bunuh diri Nikola Milenkovic serta tambahan gol dari Igor Thiago memastikan Forest terpuruk di posisi ke-19 klasemen sementara dengan raihan enam poin. Situasi ini semakin pelik mengingat dalam lima pertandingan terakhir di liga, mereka gagal meraih kemenangan selain hasil imbang saat bertamu ke markas Ipswich. Ketajaman lini depan juga menjadi sorotan tajam setelah penyerang utama, Liam Delap, baru mencatatkan satu gol meski didatangkan dengan harga fantastis dari Chelsea.

Ironisnya, masalah ketajaman ini berbanding terbalik dengan catatan statistik peluang mereka di atas lapangan. Berdasarkan data, Forest sebenarnya mencatatkan angka expected goals (xG) yang cukup tinggi di angka 14,33, namun minimnya penyelesaian akhir membuat mereka baru menceploskan enam gol saja musim ini. Glasner mengakui bahwa lini pertahanan kerap membuat kesalahan mendasar yang berakibat fatal bagi tim, sementara barisan penyerang dinilai kurang kejam di depan gawang lawan.

Tekanan kian menumpuk di pundak sang pelatih karena akhir pekan ini mereka harus menghadapi ujian maha berat melawan sang pemuncak klasemen, Manchester City. Meskipun manajemen dikabarkan masih memberikan toleransi mengingat mahalnya kompensasi kontrak tiga tahun dengan gaji mencapai sekitar Rp200 Miliar per tahun, Glasner tetap bersikeras bahwa perombakan total pendekatan taktik mutlak harus dilakukan segera.