Lautan manusia tumpah ruah memadati jalanan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, dalam menyambut konvoi delapan pembalap MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Suasana riuh langsung membakar kawasan Teras Udayana sejak pagi hari, di mana para penggemar berdesakan mengamankan posisi terdepan demi melihat sang idola dari jarak dekat.
Arak-arakan megah ini mengambil titik start dari Taman Sangkareang menuju panggung utama dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Gema teriakan penonton pecah ketika rombongan rider mulai melintas di hadapan publik. Nama sang juara dunia tujuh kali, Marc Marquez, menjadi yang paling gemuruh dielu-elukan masyarakat Mataram yang memadati rute konvoi.
Atmosfer panas di Lombok ini seolah membakar semangat Marquez yang bertekad tampil habis-habisan demi memutus tren buruk di lintasan. Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut bahkan meminta doa serta dukungan langsung dari warga agar bisa menyelesaikan balapan dan finis manis di Sirkuit Mandalika pada hari Minggu mendatang.
Selain Marquez, parade meriah ini juga diramaikan oleh deretan bintang top dunia seperti Fabio Di Giannantonio, Franco Morbidelli, Marco Bezzecchi, Brad Binder, Maximo Quiles, hingga pembalap muda berbakat asal Indonesia yang turun di ajang Moto3, Veda Ega Pratama. Kehadiran mereka sukses menyulut antusiasme tinggi dari para pecinta balap motor di tanah air.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, mengungkapkan bahwa agenda riders parade ini sengaja dihadirkan untuk membawa atmosfer balapan lebih dekat ke jantung kota. Melalui acara ini, masyarakat NTB tidak hanya dapat menyaksikan kompetisi di lintasan, tetapi juga merasakan euforia secara langsung.
Parade akbar ini sekaligus menjadi pemanas krusial jelang rangkaian balapan utama yang dijadwalkan bergulir pada 9 hingga 11 Oktober mendatang. Dukungan penuh dari para suporter diyakini bakal mendongkrak motivasi para rider untuk menyajikan aksi terbaik di atas aspal panas Indonesia.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang