Pengamat sepak bola nasional Supriyono Prima menyoroti betapa vitalnya peran Thom Haye bagi Timnas Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Gelandang berpengalaman ini menjadi motor penggerak utama permainan Garuda dan hanya absen sekali akibat sanksi kartu merah ketika bersua Bangladesh.

Dilansir dari CNN Indonesia, Supriyono menegaskan bahwa pelatih John Herdman kini memiliki pekerjaan rumah mendesak untuk segera mengorbitkan pemain berkarakter kreator serupa. Kehadiran sosok metronom di lini tengah sangat krusial guna menjaga kestabilan transisi menyerang tim asuhan juru taktik asal Kanada tersebut.

Selama ini, ketergantungan skuad Garuda terhadap visi bermain sang gelandang utama dirasa terlalu tinggi dalam mengalirkan bola. Situasi ini memantik urgensi pencarian opsi alternatif yang memiliki kapasitas setara agar performa lini tengah tidak anjlok ketika sang pemain inti harus absen atau mengalami kelelahan.

Nama Ricky Kambuaya disebut-sebut sebagai salah satu kandidat paling ideal untuk mengemban peran pelapis berkat pengalaman matangnya bersama tim nasional di berbagai kesempatan sebelumnya. Selain itu, opsi penempatan pemain kreatif lain juga menjadi pertimbangan serius bagi jajaran pelatih demi kedalaman skuad yang kompetitif.

Di sisi lain, potensi Egy Maulana Vikri sebagai pembeda di lini serang turut mendapat catatan khusus dari pengamat terkait aspek fisik. Meski memiliki visi tajam, kapasitas staminanya untuk bertarung penuh selama sembilanдесят menit dalam intensitas tinggi masih membutuhkan manajemen khusus dari tim pelatih.