Pelatih Real Madrid, Pau Quesada, melontarkan pernyataan mengejutkan usai timnya bermain imbang 2-2 kontra Bayern Munich di ajang Liga Champions Wanita. Ia secara terbuka menyebut skuad asuhannya tidak mendapatkan apresiasi yang layak, dan mengkambinghitamkan dominasi sang rival abadi, Barcelona, sebagai batu sandungan utama dalam lemari trofi mereka.
Dalam pertandingan sengit tersebut, Madrid sempat memimpin dua gol lebih dulu melalui aksi Athenea del Castillo dan Lineth Beerensteyn. Sayangnya, keunggulan itu sirna setelah raksasa Jerman tersebut bangkit menyamakan kedudukan lewat gol Edna Imade dan Momoko Tanikawa, membuat posisi Los Blancos tertahan di peringkat kesepuluh klasemen sementara.
Hasil ini memperpanjang catatan kurang memuaskan di fase grup setelah tiga kali meraih hasil imbang beruntun melawan Paris Saint-Germain, Manchester City, dan Bayern Munich. Meski demikian, Quesada pasang badan membela performa anak asuhnya, seraya mengklaim bahwa kualitas timnya sebenarnya setara dengan para juara liga top Eropa lainnya.
"Kenyataannya adalah jika kami tidak menghadapi Barcelona, kami sudah memenangi lebih dari satu trofi," ujar Quesada kepada Disney+. Ia menambahkan bahwa jika mereka berkompetisi di Inggris atau Jerman, peluang untuk merajai liga domestik sangat terbuka lebar tanpa adanya dominasi Blaugrana.
Sejak dibentuk pada tahun 2020, tim wanita Madrid memang belum sekalipun merengkuh gelar mayor, selalu finis sebagai runner-up Liga F di bawah bayang-bayang Barcelona yang juga menguasai Eropa. Kendati rekor El Clasico sangat jomplang dengan 25 kekalahan dari 26 pertemuan, Quesada tetap optimis mentalitas timnya akan segera pecah telur dan memutus dominasi sang rival musim ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang