Badan Sepak Bola Inggris (FA) menjatuhkan hukuman denda yang cukup telak kepada penyerang muda Everton, Martin Sherif. Pemain berusia 20 tahun tersebut terbukti melanggar regulasi ketat terkait aktivitas perjudian dalam dunia sepak bola yang selama ini dijunjung tinggi di Inggris.
Dilansir dari BBC Sport, pemain berdarah Liberia ini kedapatan memasang total 61 taruhan pada pertandingan sepak bola dalam kurun waktu 15 bulan. Berdasarkan rilis resmi FA, pelanggaran tersebut terjadi antara rentang 20 November 2024 hingga 12 Februari 2026 yang langsung memicu investigasi mendalam terhadap sang penyerang.
Martin Sherif sendiri pertama kali merintis karier di Merseyside ketika bergabung dengan akademi muda Everton pada tahun 2019 silam. Perkembangannya sempat menunjukkan tren positif hingga ia mulai diikutsertakan dalam sesi latihan tim utama pada awal tahun 2025 di bawah pantauan staf pelatih.
Demi mencari menit bermain reguler, Martin Sherif kemudian dipinjamkan ke Port Vale pada bulan Februari untuk paruh akhir musim kompetisi. Selama masa peminjaman tersebut, ia mencatatkan 17 penampilan di ajang League One dan menyumbangkan dua gol, meski sayangnya klub harus menerima kenyataan pahit terdegradasi.
Pihak FA menegaskan bahwa sang pemain telah secara terbuka mengakui pelanggaran terhadap aturan E1.2. Aturan tersebut mencakup tindakan yang menyebabkan, mengizinkan, atau memfasilitasi penempatan puluhan taruhan pada pertandingan sepak bola profesional yang mencederai integritas olahraga.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang