Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Persija Jakarta dan pengelola stadion akhirnya bergerak cepat merespons sorotan tajam terkait kualitas lapangan. Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, memastikan bahwa setiap masukan yang datang akan segera ditindaklanjuti secara serius demi kenyamanan bersama di atas lapangan hijau.

Sebelumnya, keluhan ini mencuat setelah pelatih Shin Tae-yong dan bek tangguh Rizky Ridho melontarkan kritik pedas terhadap kondisi rumput Jakarta International Stadium. Kritik tersebut dilayangkan usai laga sengit Super League kontra Persik Kediri yang dimenangkan oleh Macan Kemayoran dengan skor tipis 2-1 di stadion megah tersebut.

Menanggapi situasi ini, pihak Pemprov menegaskan komitmen penuh untuk mendorong perbaikan berkelanjutan demi menjaga standar kompetisi tetap tinggi. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bahkan telah memberikan arahan langsung kepada PT Jakarta Propertindo agar kondisi rumput terus dioptimalkan tanpa jeda pemulihan yang terlalu lama pasca digelarnya berbagai event besar.

Sementara itu, Head Of SBU JIS, Shinta Syamsul Arie, menyatakan bahwa pihaknya langsung melakukan evaluasi menyeluruh setelah mendengar keluhan dari sang kapten tim ibu kota. Evaluasi berkala ini mencakup aspek kualitas permukaan lapangan hingga efektivitas perawatan agar standar teknis stadion tetap terjaga dengan baik sesuai kebutuhan operasional.

Ke depannya, manajemen pengelola berjanji akan menyempurnakan tata kelola penggunaan lapangan multifungsi ini. Penataan jadwal yang lebih seimbang antara laga sepak bola dan konser akbar diharapkan mampu melindungi kualitas rumput agar tidak cepat mengalami kerusakan di kemudian hari.