Malam penuh sejarah tersaji di Stadion Subaru Park ketika Philadelphia Union memastikan tempat otomatis di babak playoff Piala MLS. Duo bersaudara tampil gemilang dan menjadi motor utama kemenangan meyakinkan 4-1 atas Toronto FC, Sabtu lalu. Hasil manis ini mengunci posisi keenam Wilayah Timur dengan raihan 50 poin, sekaligus memperpanjang catatan impresif klub di bawah komando pelatih interim.
Pertandingan baru berjalan 28 menit ketika Cavan Sullivan membuka keunggulan lewat sontekan jarak dekat memanfaatkan kemelut di depan gawang. Tak lama berselang pada menit ke-41, sang kakak yaitu Quinn Sullivan memperbesar keunggulan tuan rumah menjadi 2-0 lewat eksekusi penalti yang tenang. Toronto sempat memperkecil ketinggalan lewat sundulan tajam menjelang turun minum, namun dominasi tuan rumah sama sekali tidak luntur di paruh kedua.
Memasuki babak kedua, Cavan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-58 meneruskan umpan matang dari sang kakak dalam skema serangan balik cepat. Pesta gol skuad asuhan Ryan Richter akhirnya ditutup lewat eksekusi penalti sukses di menit ke-73. Pencapaian ini menempatkan kakak beradik tersebut dalam buku sejarah MLS sebagai duoisme ketiga yang sukses mencetak gol untuk klub yang sama dalam satu pertandingan.
Bagi Cavan yang baru berusia 17 tahun, performa luar biasa ini semakin melengkapi catatan rekor kontribusi gol terbanyak bagi seorang remaja dalam satu musim reguler MLS dengan total 23 kontribusi. Tren positif ini membuktikan betapa krusialnya kebangkitan tim sejak jeda turnamen internasional, di mana mereka mampu mengemas banyak poin krusial untuk mengamankan tiket fase gugur.
Selepas mengamankan posisi keenam di klasemen akhir Wilayah Timur, tantangan berat kini sudah menanti di depan mata. Philadelphia dipastikan akan menghadapi ujian dari tim peringkat ketiga, New England Revolution, dalam format seri playoff best-of-three pada ronde pertama yang diprediksi bakal berjalan sangat sengit.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang