Mauricio Pochettino akhirnya angkat bicara perihal saga transfer Folarin Balogun yang gagal ke Everton. Pelatih timnas Amerika Serikat itu mengaku belum menghubungi Balogun secara langsung, namun berencana menelepon dalam beberapa hari ke depan untuk memberikan dukungan.
Balogun sebelumnya dikabarkan hampir resmi pindah ke Everton pada deadline day. Kesepakatan antara kedua klub dan pemain kabarnya sudah tercapai, namun muncul pertanyaan dari pihak Everton terkait hasil medis. Keraguan itu membuat Balogun berubah pikiran dan memilih bertahan di AS Monaco.
Direktur olahraga Monaco, Thiago Scuro, mengungkapkan alasan di balik keputusan Balogun. Menurut Scuro, pemain berusia 25 tahun itu merasa tidak nyaman dengan cara klub memperlakukannya, terutama setelah tim medis Everton meragukan kondisi kesehatannya. "Alasan Balogun adalah, 'Saya tidak merasa baik dengan cara klub memperlakukan saya, cara tim medis meragukan masa depan atau kesehatan saya. Saya tidak nyaman menandatangani kontrak panjang di sini setelah transfer window berakhir seperti ini,'" ujar Scuro.
Pochettino pun memahami situasi pelik yang dihadapi Balogun. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan pemain, dan tugasnya sebagai pelatih adalah memberikan dukungan. "Sulit karena Anda tidak bisa memengaruhi keputusan dan hanya perlu mendukung apa yang mereka lakukan dengan orang-orang yang membuat keputusan," kata Pochettino dalam sesi jumpa pers virtual dari London.
Meski belum ada kepastian apakah Balogun akan bertahan di Monaco, peluangnya untuk pindah masih terbuka. Beberapa liga masih membuka jendela transfer, seperti Liga Arab Saudi hingga 12 Oktober, Liga Portugal (15 September), Liga Brasil (11 September), dan Liga MX Meksiko (11 September). Pochettino sendiri menegaskan bahwa Balogun adalah pemain penting bagi timnas AS, terutama setelah tampil di Piala Dunia. Ia berharap Balogun bisa menemukan tempat terbaik untuk menunjukkan performa terbaiknya.
Di sisi lain, Pochettino juga menyoroti upaya pendekatan terhadap pemain keturunan. Ia mengaku telah menghubungi bek Augsburg, Noahkai Banks, yang masih ragu menentukan masa depan internasionalnya. Banks sempat dipanggil ke kamp USMNT setahun lalu, tetapi belum debut. "Kami menjalin komunikasi dengan semua pemain keturunan potensial. Koneksi manusiawi itu penting," jelas Pochettino. Meski begitu, Pochettino menegaskan bahwa pemain harus pantas dan layak untuk dipanggil ke timnas.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang