Kabar membanggakan datang dari penjaga gawang andalan Maarten Paes yang secara khusus mendapatkan telepon langsung dari kiper legendaris Belanda, Edwin van der Sar. Telepon tersebut berisi ucapan selamat hangat setelah sukses membawa Timnas Indonesia merengkuh gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai menumbangkan Thailand lewat drama adu penalti yang mendebarkan pada 5 Oktober lalu.

Eks CEO Ajax Amsterdam yang kini berada di Jakarta untuk laga ekshibisi Manchester United Legend kontra Arsenal Legend di Stadion Utama Gelora Bung Karno, takjub dengan militansi suporter Garuda. Menurut Van der Sar, ada banyak kemiripan soal kecintaan terhadap tradisi serta warisan budaya antara Indonesia dan Belanda, yang membuatnya ikut bangga melihat perkembangan sepak bola tanah air saat ini.

Di balik momen manis tersebut, Van der Sar juga menyoroti situasi pelik yang sedang dihadapi oleh Maarten Paes di level klub. Musim ini, kiper naturalisasi tersebut harus rela lebih sering berada di bangku cadangan karena harus bersaing ketat dengan kiper asal Jerman, Marc-Andre ter Stegen, untuk memperebutkan tempat utama di bawah mistar gawang Ajax.

Meski situasinya cukup menantang, mantan petinggi klub berjuluk De Godenzonen itu menilai keputusan pindah ke raksasa Eredivisie tetaplah langkah positif bagi sang penjaga gawang. Persaingan ketat dengan kiper sekelas Ter Stegen justru diyakini bakal menempa mentalitasnya menjadi jauh lebih matang untuk menghadapi berbagai tekanan di level tertinggi kompetisi Eropa.

Kunjungan Van der Sar ke tanah air kali ini menambah deretan panjang kedatangannya ke Indonesia, setelah sebelumnya sempat hadir pada momen Piala Dunia beberapa bulan lalu serta lawatan bersama Ajax menantang Persib Bandung pada 2014 silam. Kecintaannya pada Indonesia semakin lengkap karena ia juga mengaku sering menghabiskan waktu berlibur yang menyenangkan di Pulau Bali.