Kemenangan tipis 1-0 atas Venezia di Stadion Sinigaglia memberikan kelegaan sekaligus kebahagiaan luar biasa bagi pelatih Cesc Fabregas. Gol tunggal dari penalti Lucas Da Cunha di babak pertama sudah cukup untuk mengamankan tiga poin krusial yang mendongkrak posisi timnya di papan klasemen. Namun, alih-alih sekadar merayakan hasil akhir, juru taktik asal Spanyol itu justru melontarkan pujian setinggi langit kepada gelandang Samuele Ricci yang tampil memukau sepanjang pertandingan.
Dilansir dari Football Italia, Fabregas tidak ragu menyamakan kualitas permainan Ricci dengan para legenda besar sepak bola Italia. Menurutnya, pemahaman taktik dan visi bermain sang gelandang mengingatkannya kepada dua maestro lapangan tengah masa lalu. "Saya sangat senang dengan Ricci. Saya melihat Samu yang dulu saya kenal di Torino dan Milan. Dia bermain dengan sangat cemerlang, seperti Totti dan Pirlo," ujar Fabregas antusias dalam sesi konferensi pers usai laga.
Performa solid di lini tengah memang menjadi kunci keberhasilan Como meredam perlawanan Venezia. Fabregas, yang kini memimpin skuad di tengah badai cedera pemain sayap seperti Assane Diao dan Jesús Rodríguez, sangat mengandalkan kecerdasan interpretasi pemain di atas lapangan. Di sinilah peran Ricci menjadi sangat vital sebagai metronom permainan yang mengatur tempo sekaligus menjaga keseimbangan lini tengah Como di tengah jadwal padat kompetisi.
Selain memuji penampilan individu pemainnya, Fabregas juga bersikap sportif terkait insiden kontroversial di kotak penalti. Ia mengakui timnya dinaungi sedikit keberuntungan ketika wasit dan VAR memutuskan untuk tidak memberikan penalti kepada Venezia akibat handsball Luis Milla. Bagi sang pelatih, kemenangan ini diraih berkat kerja keras dan mentalitas bertahan yang luar biasa, mengingat lawan hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit.
Tambahan tiga angka ini membuat Como mengoleksi 23 poin dan hanya terpaut dua angka saja dari Inter Milan serta Lazio di papan atas. Kendati demikian, Fabregas menolak terlena dengan situasi di tabel klasemen dan memilih langsung mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Tantangan berat sudah menanti di depan mata, termasuk lawatan penting di ajang Liga Champions menghadapi Lens tengah pekan ini, di mana skuad yang ada harus kembali memeras keringat demi menjaga momentum positif.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang