Bintang Paris Saint-Germain Kvicha Kvaratskhelia harus menerima kenyataan pahit setelah divonis mengalami cedera robek anterior cruciate ligament (ACL). Berdasarkan laporan resmi, penyerang sayap andalan tersebut dipastikan bakal menepi dari lapangan hijau hingga berakhirnya kompetisi musim 2026/2027 akibat masalah fisik parah ini.

Petaka bagi pemain berusia 25 tahun itu terjadi tatkala membela PSG menghadapi Barcelona dalam lanjutan Liga Champions. Dalam tayangan ulang pertandingan, lutut kanan Kvaratskhelia terlihat salah mendarat usai beradu bahu dengan pemain lawan, Xavi Espart, yang langsung memaksanya mengerang kesakitan di atas lapangan.

Setelah sempat mendapatkan perawatan medis darurat, Kvicha Kvaratskhelia tampak berjalan meninggalkan lapangan dengan bantuan ofisial klub sebelum akhirnya digantikan oleh Maghnes Akliouche pada menit ke-59. Catatan dari Transfermarkt menunjukkan bahwa insiden horor ini merupakan cedera terpanjang sekaligus terparah sepanjang karier profesional sang pemain.

Situasi pelik ini tentu menghadirkan kerugian masif bagi skuad asuhan pelatih Luis Enrique, terlepas dari kemenangan 4-2 yang berhasil diraih atas Barcelona. Peran eks bintang Napoli tersebut tergolong sangat vital di lini serang Les Parisiens dengan catatan tampil sebagai starter dalam 10 dari 11 laga awal musim ini.

Krisis di ruang gawat darurat klub ibukota Prancis semakin mengkhawatirkan karena cedera Kvaratskhelia menambah panjang daftar pesakitan. Sebelumnya, armada juara bertahan tersebut sudah lebih dulu kehilangan sejumlah pilar penting seperti Ousmane Dembele, Nuno Mendes, hingga sang kapten Marquinhos yang harus masuk ruang pemulihan.