Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, membeberkan fakta menarik di balik batalnya agenda uji coba skuad Garuda pada kalender internasional. Situasi geopolitik yang memanas di kawasan Asia Barat sempat membuat para pemain merasa cemas untuk bertandang ke markas lawan.
Rencana awal Timnas Indonesia sejatinya dijadwalkan melakoni laga tandang kontra Yordania pada pertengahan November. Namun, konflik regional yang pelik serta penundaan jadwal turnamen membuat rencana tersebut harus segera ditinjau ulang demi keselamatan seluruh anggota tim.
Dalam sesi jumpa pers di Jakarta International Stadium, Ridho mengakui bahwa faktor keamanan menjadi kekhawatiran utama para penggawa Merah Putih. Berbagai opsi alternatif sempat dibahas oleh PSSI dan tim pelatih, mulai dari pemusatan latihan di Siprus hingga rencana transit singkat sebelum menghadapi Kuwait.
Kendati demikian, kendala teknis dari calon lawan membuat rencana menghadapi Kuwait di tempat netral akhirnya urung terjadi. Opsi menggelar pemusatan latihan di Turki juga sempat masuk dalam radar sebelum akhirnya manajemen memutuskan mengambil langkah paling aman bagi skuad asuhan pelatih utama.
Sebagai solusi akhir, PSSI memilih memaksimalkan periode tersebut dengan menggelar pemusatan latihan di Bali serta memantau potensi pemain baru. Ridho sendiri menyambut positif agenda ini sebagai momentum krusial untuk mempererat chemistry internal demi menghadapi tantangan kompetitif berikutnya.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang