AS Roma dikabarkan telah mengalihkan fokus perburuan penyerang ke Malick Fofana dari Olympique Lyonnais. Pemain sayap asal Belgia itu menjadi prioritas utama klub ibu kota Italia untuk memperkuat lini serang, mengungguli nama-nama seperti Luis Henrique dan pemain incaran Inter Milan.

Keputusan ini muncul setelah Roma hampir mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Rodrigo Mora dari FC Porto. Meski Mora bisa bermain di posisi lebih melebar, ia lebih sering ditempatkan di tengah. Sementara itu, pelatih Gian Piero Gasperini telah berulang kali menyuarakan kebutuhan akan tambahan amunisi di lini depan.

Menurut laporan Fabrizio Romano, target utama Roma kini adalah Fofana. Kabar baiknya, sang pemain merasa lebih tertarik pindah ke Serie A daripada menerima tawaran dari Galatasaray. Tuttomercatoweb sebelumnya menyebutkan bahwa Roma siap mengajukan proposal senilai €40 juta, yang setara dengan sekitar Rp680 miliar, untuk memboyong pemain berusia 21 tahun tersebut.

Fofana menjadi alternatif setelah negosiasi dengan Luis Henrique terkesan mendingin. Roma tampak kurang antusias mengejar pemain asal Brasil itu, dan ia pun tidak terlalu yakin dengan kepindahan tersebut. Alhasil, semua pihak sepakat untuk mencari opsi lain.

Lyon sendiri membeli Fofana dari KAA Gent pada Januari 2024 dengan biaya €19,5 juta, atau sekitar Rp331 miliar. Musim lalu, ia hanya mencatatkan dua gol dan satu assist dalam 16 penampilan. Hal itu tak lepas dari cedera pergelangan kaki yang memaksanya menjalani operasi dan absen panjang dari Oktober 2025 hingga Maret 2026.

Ketertarikan Roma pada Fofana menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun skuat yang kompetitif di bawah arahan Gasperini. Kehadiran pemain muda berbakat seperti Fofana diharapkan bisa memberikan variasi serangan dan masa depan cerah bagi tim.