Tekanan berat sempat menyelimuti kubu AC Milan menyusul hasil-hasil minor yang kurang meyakinkan dalam beberapa laga terakhir. Namun, respons luar biasa ditunjukkan anak asuh Ruben Amorim saat bertandang ke markas Udinese dengan mengamankan kemenangan meyakinkan 2-0. Hasil positif ini langsung mendongkrak posisi mereka di papan klasemen sementara.

Pertandingan baru berjalan sebentar, Rossoneri langsung mengambil inisiatif serangan. Berawal dari tendangan bebas cepat Luka Modric yang mengecoh lini belakang lawan, bola dimanfaatkan dengan baik oleh Christian Pulisic. Tak lama berselang, Omari Hutchinson sukses mencatatkan gol perdana bagi klub lewat bola rebound hasil tembakan Ardon Jashari yang gagal dihalau sempurna oleh kiper lawan.

Di balik kemenangan penting ini, Amorim terpaksa menurunkan skuad yang dirombak total akibat badai cedera panjang yang melanda tim. Nama-nama seperti Adrien Rabiot hingga Matteo Gabbia harus menepi, memaksa juru taktik asal Portugal itu memutar otak dengan memberikan kesempatan debut starter kepada pemain muda seperti Sankhoun Diawara dan Fikayo Tomori di Serie A.

Eksperimen taktik juga terlihat dari keputusan pelatih menggeser peran Davide Bartesaghi ke posisi yang lebih ofensif. Selepas laga, sang pelatih memberikan evaluasi terbuka mengenai performa pemain mudanya tersebut. Dilansir dari Football Italia, sang peracik taktik menilai bahwa sang pemain tampil sangat baik, meski masih memiliki catatan khusus untuk aspek bertahan.

Tambahan tiga angka dari kandang Udinese membuat Milan kini mengoleksi 18 poin dan sukses menyamai perolehan angka AS Roma di peringkat ketiga klasemen. Meski dihadapkan pada jadwal padat dan krisis pemain akibat cedera otot, mentalitas baja yang ditunjukkan para penggawa Rossoneri membuat sang pelatih kepala merasa sangat bangga.