Menghadapi ujian berat di AC Milan, pelatih Ruben Amorim memilih untuk menyembunyikan rencana taktiknya rapat-rapat. Jelang kick-off di San Siro, atmosfer panas langsung terasa ketika sang juru taktik menegaskan bahwa timnya masih harus membenahi konsistensi detail kecil, meskipun baru saja menghancurkan lawan di kancah Eropa.
Sebelumnya, Rossoneri tampil perkasa di Liga Europa dengan melibas RB Salzburg 4-0 berkat hat-trick sensasional dari pemain remaja Alphadjo Cisse. Namun, alih-alih jemawa, Amorim justru mengakui bahwa performa permainan timnya di laga-laga lain sebenarnya jauh lebih baik ketimbang sekadar pesta empat gol tersebut, meski ia tetap memuji progres skuad secara keseluruhan di awal musim ini.
Terkait spekulasi formasi yang beredar di publik, mulai dari skema tiga bek hingga pakem empat bek konvensional, pelatih asal Portugal itu memilih lempar handuk misteri. Dilansir dari Football Italia, ia menyatakan dengan senyuman bahwa penonton dan lawan baru akan melihat wujud asli formasi timnya begitu wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai demi mengecoh Atalanta.
Rotasi masif pun langsung diberlakukan oleh sang pelatih demi meredam agresivitas tim tamu yang dikenal memiliki pergerakan cair di lapangan. Nama-nama berpengalaman yang sempat diistirahatkan pada tengah pekan lalu seperti Luka Modric hingga Goncalo Ramos kini kembali menghiasi susunan pemain utama demi mendongkrak performa di Serie A.
Di sisi lain, keputusan untuk mencadangkan pahlawan hat-trick Alphadjo Cisse menuai sorotan, namun Amorim punya argumen logis. Ia sengaja tidak langsung membebankan tekanan berlebih kepada sang penyerang 19 tahun yang dinilai belum terbiasa melakoni jadwal padat laga beruntun, serta harus menyesuaikan diri dengan karakteristik lawan yang jauh berbeda.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang