Eks bek tim nasional Ryan Bertrand kini memimpin sebuah konsorsium yang mengajukan tawaran investasi minoritas senilai sekitar Rp1,7 Triliun atau setara dengan £87 juta kepada klub League One, AFC Wimbledon. Rencana ambisius ini melibatkan pakar teknologi asal Inggris, Omar Mir, yang bertindak sebagai penyandang dana tunggal melalui kendaraan investasi Sloane Street Capital (SSC).
Dewan The Dons Trust telah mempresentasikan proposal tersebut kepada para anggotanya dalam pertemuan penting. Berdasarkan skema yang dirancang, SSC akan menggelontorkan dana senilai sekitar Rp320 Miliar pada tahap awal demi mengamankan kepemilikan saham minoritas sebesar 34 persen di AFCW PLC, perusahaan yang menaungi operasional klub.
Sisa dana investasi yang mencapai sekitar Rp1,4 Triliun akan dicairkan secara bertahap selama lima musim kompetisi ke depan hingga kampanye 2030-2031. Jika transaksi besar ini berjalan mulus, kelompok investor tersebut akan memegang kendali atas operasional sepak bola, di mana Ryan Bertrand diposisikan sebagai penasihat sepak bola senior.
Kendati demikian, struktur kepemilikan suara mayoritas sebesar 50,01 persen tetap berada di tangan The Dons Trust guna memastikan status klub sebagai entitas yang dikendalikan oleh suporter tidak berubah. Pihak konsorsium juga menegaskan komitmen mereka untuk menghormati identitas historis klub yang dibangun dari keringat para pendukung setianya.
Periode pemungutan suara bagi para anggota The Dons Trust untuk menentukan nasib proposal ini dijadwalkan akan ditutup pada 17 November mendatang. Pimpinan dewan menyambut positif tawaran ini karena dinilai mampu mendongkrak performa tim tanpa harus mengorbankan kedaulatan suporter atas kepemilikan stadion dan atribut klub.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang