Kekalahan telak 1-4 yang dialami oleh Sevilla saat bertamu ke markas Real Madrid dalam lanjutan kompetisi La Liga berbuntut panjang. Manajemen klub asal Andalusia tersebut secara resmi telah melayangkan pengaduan formal kepada pihak penyelenggara liga menyusul serangkaian keputusan pengadil lapangan yang dinilai sangat merugikan posisi mereka di atas lapangan hijau.
Kemuncak amarah kubu tamu bermula ketika insiden sikut yang melibatkan wonderkid Los Blancos terjadi pada babak pertama saat kedudukan masih imbang tanpa gol. Pelatih Luis Garcia Plaza meluapkan kekesalan luar biasa karena sang pengadil lapangan tidak memberikan kartu merah langsung. Padahal, insiden tersebut diyakini bisa mengubah total jalannya pertandingan jika lawan harus bermain dengan sepuluh orang pemain sejak awal laga.
Situasi semakin memanas setelah Arda Guler justru sukses membuka keunggulan bagi tuan rumah pada menit ke-30, sebelum akhirnya mengunci hasil akhir pertandingan. Tak hanya mempermasalahkan keputusan di atas lapangan hijau, manajemen tim tamu juga menyoroti kejanggalan dalam tayangan ulang siaran langsung maupun cuplikan resmi pertandingan yang dinilai sengaja menghilangkan beberapa momen krusial yang merugikan tim mereka.
Dalam rilis resmi klub, manajemen menuntut investigasi menyeluruh dari pihak otoritas kompetisi terkait perlakuan siaran yang dinilai tidak adil serta minimnya transparansi dalam penayangan ulang insiden penting. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk desakan agar seluruh kontestan mendapatkan perlakuan yang setara, imparsial, serta menjunjung tinggi asas keadilan dalam setiap pertandingan liga domestik.
Penolakan atas penjelasan dari Komite Teknis Wasit Spanyol dalam pertemuan lanjutan turut mempertegas tekad klub untuk mengusut tuntas kontroversi ini. Ke depannya, manajemen berharap ada tindakan nyata dan sanksi tegas guna menjaga integritas kompetisi sepak bola tertinggi di Spanyol agar tidak kembali mencederai sportivitas tim peserta.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang