Badai kritik yang menerpa ruang ganti Juventus usai kekalahan telak 0-3 dari Lazio tampaknya langsung direspon serius oleh sang pelatih. Menjelang duel penting di ajang Europa League kontra Rennes, pelatih kepala Luciano Spalletti memastikan bahwa atmosfer di dalam tim tetap kondusif setelah para pemain menggelar pertemuan tertutup untuk saling meluruskan situasi.
Kekalahan menyakitkan di Serie A akhir pekan lalu sempat memantik ketegangan di internal Bianconeri, termasuk kritik tajam dari kapten Gleison Bremer terhadap performa rekan-rekan setimnya. Menanggapi hal tersebut, Spalletti memilih untuk mendengarkan alih-alih langsung menghakimi, memberikan kebebasan penuh kepada skuadnya untuk berbicara dari hati ke hati demi mencari solusi terbaik atas inkonsistensi yang tengah melanda.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, pelatih berpengalaman asal Italia itu menegaskan bahwa diskusi panjang di ruang ganti menunjukkan tingkat profesionalisme yang tinggi dari para penggawa Si Nyonya Tua. Menurutnya, kejujuran antarpemain justru mempermudah tugas kepelatihannya untuk meramu taktik yang lebih bervariasi, terutama jelang ujian berat di kancah Eropa.
Sebagai bentuk perubahan nyata di atas lapangan, Spalletti secara terbuka mengonfirmasi bahwa duet penyerang Randal Kolo Muani dan Nick Woltemade akan diturunkan secara bersamaan sejak menit awal menghadapi Rennes. Keputusan taktis ini diharapkan mampu memberikan daya gedor baru setelah Juventus gagal mencetak gol pada laga domestik sebelumnya.
Meskipun mengantongi catatan sempurna dengan dua kemenangan di fase grup Europa League, Juventus tetap harus mewaspadai kekuatan fisik serta kecepatan para pemain Rennes yang kini tengah bersaing di papan atas Ligue 1. Ujian mental dan kedewasaan taktik ini akan menjadi tolok ukur seberapa cepat skuad asuhan Spalletti bangkit dari tekanan publik Turin.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang