Tim nasional Spanyol kembali membuktikan kapasitas mereka sebagai kekuatan elite sepak bola dunia setelah memetik kemenangan dramatis 2-1 atas Kroasia di ajang UEFA Nations League. Sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama lewat gol Ivan Perisic, La Roja menunjukkan mentalitas juara yang tidak pernah padam di hadapan publik Split. Pelatih kepala Luis de la Fuente memuji habis-habisan determinasi skuadnya yang dinilai sangat haus akan kemenangan dan tidak pernah merasa cepat puas.
Masuknya Mikel Merino dari bangku cadangan menjadi kunci pembalik keadaan bagi tim tamu. Gelandang Arsenal tersebut sukses mencetak dua gol krusial di paruh kedua pertandingan, masing-masing pada menit ke-61 dan penentu kemenangan di menit ke-89. Kontribusi luar biasa ini memastikan Spanyol menyapu bersih empat kemenangan dari empat laga di jeda internasional kali ini, sekaligus menjaga jarak aman tiga poin di puncak klasemen Grup A3 dari kejaran Inggris.
Kemenangan penting ini juga memperpanjang catatan luar biasa Spanyol yang kini tidak tersentuh kekalahan dalam 43 pertandingan secara beruntun sejak takluk dari Kolombia pada Maret 2024. Selain itu, status mereka sebagai juara dunia semakin dikukuhkan dengan rekor langka sebagai negara kedua setelah Argentina pada 2022 yang mampu meraih empat kemenangan beruntun usai mengangkat trofi piala dunia. Konsistensi permainan dan kedalaman skuad membuat mereka menjadi salah satu tim yang sudah memastikan tiket ke babak perempat final tahun depan.
Bagi Mikel Merino sendiri, ketajamannya sebagai supersub semakin tidak terbendung. Dilansir dari ESPN FC, gelandang kreatif tersebut tercatat sering mencetak gol-gol penentu di menit-menit akhir pertandingan penting, termasuk saat membela panji La Roja di turnamen musim panas lalu. De la Fuente bahkan tidak ragu menyebut pemainnya itu memiliki kualitas kelas dunia yang layak bersaing di level manapun, sekaligus membungkam kritik terkait keputusannya membawa Merino ke skuad utama meski baru pulih dari cedera panjang.
Meski kembali menjadi pahlawan kemenangan lewat torehan 15 golnya untuk timnas, Merino tetap menunjukkan sikap rendah hati usai laga. Ia mengakui sempat merasa kecewa karena tidak tampil sebagai starter, namun profesionalisme dan ikatan kekeluargaan di dalam tim selalu menjadi motivasi utamanya untuk memberikan kontribusi maksimal. Dengan performa yang terus menanjak dan mentalitas tanpa kompromi, Spanyol kini menatap sisa laga UEFA Nations League dengan kepercayaan diri tinggi untuk terus mendominasi kancah sepak bola internasional.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang