Publik sepak bola Amerika Serikat baru saja disuguhkan sebuah pertunjukan ofensif yang luar biasa ketika St. Louis City mengamuk di kandang lawan. Dalam pertandingan yang penuh drama dan hujan gol, mereka sukses melibas LA Galaxy dengan skor mencolok 6-2 pada Minggu malam. Kemenangan fantastis ini bukan sekadar tambahan tiga poin biasa, melainkan sebuah pencapaian monumental yang memperpanjang catatan tidak terkalahkan mereka menjadi 20 pertandingan beruntun di semua ajang kompetisi.

Sorotan utama mutlak diarahkan kepada Carlo Holse yang tampil menggila sejak menit awal pertandingan. Pemain andalan tuan rumah ini sukses mencetak hat-trick kilat hanya dalam rentang 21 menit pertama laga berjalan, termasuk gol pembuka di menit kedua. Catatan hat-trick kilat ini sekaligus menjadi yang tercepat kedua sepanjang sejarah Major League Soccer (MLS), hanya kalah cepat dari rekor Hany Mukhtar pada tahun 2021 silam. Ketajaman lini serang St. Louis benar-benar membuat lini pertahanan lawan kocar-kacir.

Tidak berhenti sampai di situ, pesta gol St. Louis semakin sempurna berkat kontribusi gemilang dari Rafael Navarro yang mencetak dua gol serta menyumbangkan dua assist penting. Gol pertama Navarro lahir dari titik putih penalti jelang babak pertama usai pada menit ke-45, sebelum kemudian memperbesar keunggulan di menit ke-53. Sementara itu, Lukas MacNaughton turut mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan akurat di masa tambahan waktu babak pertama, memastikan dominasi total tim tamu di paruh pertama.

Di sisi lain, kubu LA Galaxy harus menghadapi malam yang kelam selain karena kebobolan enam gol. Masalah mereka semakin bertambah ketika penyerang andalan mereka harus ditarik keluar akibat cedera hamstring di awal laga dan digantikan oleh Joao Klauss, yang kemudian sempat memperkecil kedudukan lewat golnya di menit ke-71. Meski Robert Taylor sempat mencetak gol hiburan bagi Galaxy pada menit ke-31, lini belakang mereka tetap gagal membendung gelombang serangan bertubi-tubi dari tim lawan yang dikawal kiper tangguh Roman Burki dengan catatan lima penyelamatan penting.

Hasil gemilang ini membuat St. Louis City kini resmi menyamai rekor impresif milik New York Red Bulls yang menorehkan 20 laga tanpa terkalahkan di semua kompetisi pada musim 2016. Dengan rekor mentereng 13 kemenangan dan 5 hasil imbang dari 18 laga terkini di musim reguler, moral skuad asuhan mereka tengah berada di puncak menjelang duel papan atas wilayah barat melawan Vancouver Whitecaps. Sebaliknya, LA Galaxy harus segera berbenah karena posisi mereka di zona playoff semakin terancam ketat oleh kejaran Portland Timbers.