Proyek ambisius yang telah dinanti-nantikan akhirnya menemui titik terang ketika Inter Milan dan AC Milan resmi memamerkan rencana markas baru mereka di Castello Sforzesco. Dilansir dari Football Italia, arena megah berkapasitas 71.500 penonton ini akan dinamai Generali Stadium dan mengusung desain arsitektur modern yang memukau. Setelah bertahun-tahun terjebak dalam birokrasi dan penolakan proyek lama, kedua raksasa Serie A ini siap memulai babak baru di dunia sepak bola Italia.
Kerjasama antara arsitek kenamaan Lord Norman Foster dan David Manica dari biro Foster+Partners serta MANICA melahirkan konsep bangunan berstruktur X-frame yang terinspirasi dari keindahan katedral ikonik Duomo. Desain atap melengkung ganda dan tribun melingkar 360 derajat dirancang khusus untuk mempertegas atmosfer magis Curva Nord pendukung Inter serta Curva Sud suporter AC Milan. Dengan kemiringan tempat duduk mencapai 37 derajat, setiap pasang mata di tribun dijamin akan mendapatkan pandangan sempurna ke lapangan hijau.
Dari sisi finansial, hak penamaan stadion telah resmi jatuh ke tangan raksasa asuransi Italia, Generali, dengan kontrak fantastis berdurasi 25 tahun. Berdasarkan laporan, nilai kesepakatan tersebut mencapai €26 juta per tahun yang jika dikonversi setara dengan sekitar Rp442 Miliar per tahun. Total pendapatan dari kesepakatan hak penamaan ini diperkirakan menyentuh angka sekitar Rp11 Triliun, menjadikannya salah satu perjanjian komersial terbesar di kancah sepak bola Eropa modern demi mendongkrak daya saing klub.
Meskipun kedua klub telah sukses merampungkan pembelian lahan di sekitar Stadio Giuseppe Meazza pada November 2025 lalu, para pendukung harus bersabar lebih lama. Pembangunan fisik stadion baru ini dijadwalkan baru akan dimulai pada tahun 2028 mendatang. Target ambisius pun dipatok agar pertandingan perdana di stadion baru ini dapat dihelat pada musim 2031/2032, sekaligus dipersiapkan secara matang untuk menyambut ajang prestisius EURO 2032 di mana Italia bertindak sebagai tuan rumah bersama Turkiye.
Lebih dari sekadar arena pertandingan sepak bola, proyek raksasa ini merupakan bagian dari revitalisasi kawasan perkotaan seluas 281.000 meter persegi. Rencana besar tersebut mencakup pembangunan ruang publik hijau, area rekreasi, serta pusat perbelanjaan terpadu yang akan mengubah wajah kota Milan. Ketika nantinya berlaga di kompetisi antarklub Eropa, stadion ini sementara akan menggunakan nama netral Milano Stadium mengikuti regulasi yang berlaku.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang