Eks juru taktik AC Milan, Stefano Pioli, secara terbuka menyatakan hasrat kuatnya untuk kembali berkarier di kompetisi domestik Serie A. Pelatih berpengalaman ini merasa dirinya masih memiliki kapasitas besar dan belum habis di dunia kepelatihan, meskipun sempat mengalami periode sulit pada petualangan terakhirnya bersama klub Italia.

Dilansir dari Football Italia, pelatih berusia 61 tahun tersebut mengakui bahwa dirinya sempat mendapatkan sejumlah tawaran dari luar negeri. Kendati demikian, prioritas utamanya saat ini adalah bertahan di Italia demi membuktikan kualitas terbaiknya di hadapan para pengkritik yang sempat meragukan kapasitas taktiknya di atas lapangan hijau.

Situasi pelik sempat mewarnai kepergian sang pelatih dari klub sebelumnya setelah pemecatan yang berujung pada pemutusan kontrak secara kesepakatan bersama. Tekanan dari media sosial kerap memberikan label instan kepada para juru taktik kawakan, namun ia menegaskan bahwa dinamika sepak bola bisa berubah drastis hanya dalam dua pertandingan saja.

Di sisi lain, perbincangan hangat mengenai masa depan para pelatih senior di Serie A turut menyeret nama-nama besar seperti Maurizio Sarri dan Massimiliano Allegri yang kerap dinilai sebelah mata. Menanggapi hal tersebut, Pioli merasa kondisi mentalnya masih sangat bugar dan siap memberikan dampak instan bagi klub mana pun yang mempercayakan kursi kepelatihan kepadanya.

Sebelumnya, sang pelatih juga sempat mengunjungi fasilitas latihan Como serta memberikan pujian tinggi kepada juru taktik muda Cesc Fabregas atas kecerdasannya meracik strategi. Kini, publik sepak bola Italia tinggal menunggu klub mana yang berani memberikan kesempatan bagi Pioli untuk membuktikan ambisi besarnya di paruh musim ini.