Pelatih kepala Massimiliano Allegri tidak butuh waktu lama untuk menegaskan otoritasnya di ruang ganti Napoli. Menjelang laga penting kontra Roma di Stadion Diego Armando Maradona, ia secara blak-blakan menyatakan tidak perlu membujuk gelandang bintang Kevin De Bruyne untuk menerima peran baru sebagai deep playmaker yang sempat dikeluhkan sang pemain.

Dilansir dari Football Italia, bentrokan sengit Serie A ini menyajikan momen krusial ketika Kevin De Bruyne dan Scott McTominay turun sebagai starter secara bersamaan untuk pertama kalinya musim ini. Meskipun maestro asal Belgia tersebut lebih menyukai posisi trequartista di lini depan, Allegri memilih pendekatan tanpa kompromi demi menjaga keseimbangan taktik tim setelah badai inkonsistensi melanda Partenopei.

Situasi internal Napoli memang masih diselimuti ketegangan meskipun tengah pekan lalu baru saja memetik kemenangan dramatis 4-3 atas Bodo/Glimt di Liga Champions. Kekalahan mengejutkan 1-3 dari tim juru kunci Venezia pekan lalu sempat memantik perdebatan panas mengenai masa sang allenatore, memaksa skuad untuk segera bangkit di tangga klasemen Serie A demi meredam tekanan suporter di tribun.

Allegri sendiri mengakui bahwa timnya masih kerap kehilangan fokus dan terlalu lambat menutup ruang tembak lawan, sebuah penyakit kronis yang harus segera disembuhkan. Kehadiran gelandang bertahan seperti Zambo Anguissa dan daya gedor Scott McTominay diharapkan mampu menopang eksperimen taktik ini, sementara Napoli harus kehilangan beberapa pilar penting seperti Amir Rrahmani yang terserang flu serta deretan pemain cedera jangka panjang.

Ujian berat kini berada di depan mata saat menghadapi AS Roma yang tengah berada dalam tren performa positif. Pertandingan sarat gengsi ini diprediksi bakal menguji mentalitas juara skuad asuhan Allegri, sekaligus membuktikan apakah perjudian taktik menempatkan De Bruyne lebih ke belakang akan berbuah manis atau justru menjadi bumerang.