Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) mengambil keputusan darurat dengan menunda sebanyak 24 pertandingan babak pertama Real Madrid dan klub lainnya di ajang Atletico Madrid demi menghormati para korban. Keputusan berat ini dikeluarkan menyusul insiden kecelakaan maut yang melibatkan dua kereta cepat di provinsi Toledo pada Rabu pagi waktu setempat.
Dilansir dari ESPN FC, otoritas setempat melaporkan insiden nahas tersebut terjadi di dekat stasiun Urda yang berada di jalur antara Madrid dan Sevilla. Tabrakan maut antara kereta milik operator nasional Renfe dan perusahaan swasta Iryo ini memicu duka mendalam bagi seluruh ekosistem sepak bola di Spanyol, termasuk bagi klub-klub peserta turnamen.
Presiden regional Castilla La Mancha, Emiliano García-Page, mengungkapkan bahwa sedikitnya 30 orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut dan memperingatkan jumlah korban jiwa berpotensi terus bertambah. Selain itu, setidaknya 80 orang lainnya mengalami luka-luka dan harus segera mendapatkan perawatan intensif dari tim medis darurat di lokasi kejadian.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis ke publik, RFEF menegaskan bahwa penundaan 24 laga babak pertama yang sedianya dihelat hari Rabu ini merupakan wujud solidaritas penuh kepada keluarga korban. Rangkaian jadwal turnamen tertua di Spanyol ini sebelumnya sudah dimulai pada hari Selasa dengan 18 pertandingan, sementara sisa laga hari Kamis masih belum mendapatkan kepastian resmi.
Pihak federasi memastikan akan segera mengumumkan jadwal ulang serta tanggal dan waktu definitif untuk pertandingan yang tertunda setelah situasi mulai kondusif. Keluarga Kerajaan Spanyol juga turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam, sementara klub raksasa seperti Barcelona turut merasakan duka mendalam atas musibah kemanusiaan ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang