Publik pendukung tim nasional wanita Amerika Serikat harus menelan pil pahit di Audi Field ketika USWNT harus mengakui keunggulan tim peringkat satu dunia, Spanyol, dengan skor 0-2 dalam laga uji coba. Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika gawang Amerika Serikat sudah jebol lewat aksi Patri Guijarro, disusul gol kedua dari Eva Navarro pada menit ke-14 yang membuat lini belakang tuan rumah kocar-kacir menghadapi efisiensi permainan tim tamu.

Pelatih Emma Hayes mendapatkan sorotan tajam dan hanya diberi rapor merah dengan nilai 3 atas keputusan taktisnya di lini tengah. Keputusan menduetkan Lily Yohannes dan Lindsey Heaps di jantung lini sentral terbukti memberikan celah besar bagi Spanyol untuk mendominasi penguasaan bola hingga 57% pada babak pertama, menghukum setiap kesalahan kecil yang dibuat oleh barisan pertahanan.

Meskipun tertinggal, secercah harapan sempat muncul di babak kedua ketika intensitas serangan mulai meningkat. Sophia Wilson tampil sebagai bintang paling terang dengan nilai 8 berkat aksi-aksinya yang merepotkan pertahanan lawan, termasuk andilnya dalam memenangi hadiah penalti pada menit ke-68 yang sayangnya gagal dimanfaatkan dengan baik setelah eksekusi Lily Yohannes mampu dimentahkan kiper Adriana Nanclares.

Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan Amerika Serikat di sisa waktu babak kedua sempat membuahkan keuntungan numerik menyusul kartu merah yang diterima Athenea Del Castillo di penghujung laga. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, ketidaktajaman di sepertiga akhir lapangan membuat skuad asuhan Emma Hayes gagal mencetak gol hiburan dan harus segera berbenah jelang laga ulang.

Hasil minor ini memaksa tim kepelatihan untuk segera mengevaluasi kesiapan fisik maupun mental para pemain kunci yang sempat absen akibat cedera. Dengan selisih margin yang sangat tipis di level sepak bola internasional modern, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Amerika Serikat untuk memperbaiki struktur taktik sebelum kembali menghadapi ujian berat berikutnya.