Tantangan berat langsung menghadang pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, dalam seri balapan Moto3 Qatar 2026. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-14 akibat hukuman penalti enam posisi, keyakinan tinggi justru datang langsung dari sang manajer tim, Hiroshi Aoyama. Sang manajer menilai potensi besar masih dimiliki oleh anak asuhnya untuk merangsek ke barisan depan.
Dilansir dari CNN Indonesia, hasil sesi kualifikasi sebenarnya bisa menempatkan Veda di posisi yang jauh lebih baik seandainya ia tidak terhalang oleh kepadatan trek. Masalah di sektor akhir kualifikasi membuat catatan waktunya terganggu ketika sedang mencoba mencetak lap cepat. Kendati demikian, modal positif tetap dikantongi karena feeling pembalap andalan Honda Team Asia terhadap kuda besi miliknya dinilai sangat kompetitif oleh sang juru taktik.
Hukuman start dari urutan ke-14 memang bukan situasi yang ideal untuk bersaing memperebutkan podium terdepan sejak tikungan pertama di Sirkuit Lusail. Akan tetapi, Aoyama menekankan bahwa kecepatan antar pembalap musim ini sangat tipis dan kompetitif. Jika Veda mampu melakukan start gemilang serta menjaga ritme balap yang stabil sejak lampu start padam, jalan menuju kelompok lima besar terbuka lebar.
Ujian sesungguhnya bagi pembalap kebanggaan Tanah Air ini akan tersaji di lintasan utama akhir pekan nanti. Publik tentu menantikan bagaimana aksi susul-menyusul yang akan diperagakan di atas lintasan demi membuktikan kapasitasnya di level kejuaraan dunia balap motor internasional.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang