Pembalap muda berbakat Veda Ega Pratama menatap seri Moto3 Qatar 2026 dengan penuh rasa percaya diri. Meskipun ia harus menerima kenyataan pahit akibat hukuman penalti yang memaksanya turun posisi, semangat juangnya sama sekali tidak luntur untuk menghadapi persaingan sengit di lintasan balap internasional.

Awalnya, Veda Ega sukses mengamankan posisi kedelapan yang sangat kompetitif dalam sesi kualifikasi. Namun, sanksi penalti mundurnya enam posisi membuat andalan Honda Team Asia ini harus rela memulai jalannya balapan dari urutan ke-14 di garis start Sirkuit Lusail.

Menanggapi situasi pelik tersebut, sang pembalap muda menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa gentar menghadapi tekanan dari para rival. Ia menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan kemampuan terbaik serta bertarung sekuat tenaga demi meraih hasil maksimal di sepanjang jalannya balapan nanti.

Evaluasi menyeluruh tetap dikantongi oleh sang rider setelah melihat catatan waktu kualifikasinya yang sebenarnya tidak terlalu buruk. Hanya saja, ia mengakui masih ada sedikit catatan minor terutama pada performa sektor akhir Sirkuit Lusail yang sempat terganggu oleh padatnya pembalap lain di tikungan penutup.

Kendati demikian, tren positif dari kuda besi Honda yang ditungganginya sepanjang akhir pekan ini memberikan suntikan moral yang luar biasa besar. Peningkatan performa motor yang dirasakannya dari sesi ke sesi membuat keyakinannya kian membuncah untuk memberikan kejutan di barisan depan.