Kekecewaan mendalam harus dirasakan oleh pebalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, setelah kepastian batalnya seri Moto3 Australia di Sirkuit Phillip Island akibat cuaca ekstrem. Kabut tebal yang menyelimuti lintasan pasca hujan lebat membuat helikopter medis sama sekali tidak beroperasi, sehingga aspek keselamatan memaksa pihak penyelenggara mengambil langkah tegas demi melindungi para pebalap di lintasan.
Kondisi ini praktis mengubur asa besar pebalap andalan Honda Team Asia tersebut untuk mengonversi catatan waktu fantastisnya dari sesi kualifikasi menjadi raihan poin nyata. Mengendarai motor Honda NSF250RW, Veda sejatinya sukses mengamankan posisi start terdepan atau pole position yang menjadi modal berharga menatap jalannya balapan akhir pekan ini.
"Saya merasa sedih karena tidak bisa balapan di Phillip Island, terutama karena ini balapan terakhir di Phillip Island," ungkap Veda dalam video singkat yang dirilis melalui akun media sosial timnya, menyoroti fakta bahwa sirkuit ikonik tersebut tidak akan lagi masuk dalam kalender balap musim depan.
Regulasi resmi MotoGP menegaskan bahwa tidak ada perolehan poin yang dibagikan kepada para pebalap apabila sebuah seri balapan terpaksa dibatalkan secara total. Keputusan mutlak dari direktur balapan ini membuat posisi Valentin Perrone dan para rival di papan atas klasemen sementara Moto3 2026 tidak mengalami pergerakan signifikan setelah melewati akhir pekan yang antiklimaks.
Hingga saat ini, Veda masih kokoh menempati peringkat kedelapan dalam tabel klasemen sementara dengan mengantongi 111 poin dari berbagai seri yang telah dilalui. Ia terpaut sembilan angka saja di belakang Valentin Perrone yang menghuni tangga ketujuh, sekaligus masih menjaga jarak aman delapan angka dari kejaran pebalap bernomor Hakim Danish di bawahnya.
Fokus dan konsentrasi kini langsung dialihkan sepenuhnya menuju seri berikutnya yang bakal digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada awal November mendatang. Dengan sisa tiga balapan krusial hingga akhir musim, tensi persaingan di grid dipastikan tetap membara meski gelar juara dunia musim ini telah resmi mengarah ke tangan Maximo Quiles.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang