Aksi luar biasa pernah diukir oleh pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, ketika menghadapi situasi sulit akibat hukuman di lintasan balap. Menjelang bergulirnya seri Moto3 Qatar 2026, sang rider dipastikan harus menerima kenyataan pahit berupa penalti turun enam posisi start dari hasil kualifikasi yang diraihnya.
Situasi pelik ini mengingatkan publik pada momen serupa di Sirkuit Brno, di mana Veda Ega Pratama justru tampil menggila setelah dijatuhi hukuman turun 12 posisi start akibat melaju terlalu lambat pada sesi Q2. Alih-alih start dari posisi kedelapan sesuai hasil kualifikasi, ia terlempar ke urutan ke-20 dan harus berjuang ekstra keras dari barisan belakang.
Namun, tekanan besar tersebut sama sekali tidak mematahkan mental bertandingnya di atas kuda besi Honda NSF250RW. Dengan penuh percaya diri, ia secara agresif merangsek melewati barisan demi barisan hingga sukses menyalip total 15 pembalap dan menyentuh garis finis di posisi kelima yang sangat membanggakan.
Hebatnya lagi, pembalap andalan Merah Putih ini hanya terpaut jarak tipis 0,9 detik saja dari sang juara balapan saat itu, Hakim Danish. Pengalaman berharga dari Sirkuit Brno tersebut tentu menjadi modal mental yang sangat kuat bagi Veda Ega Pratama untuk kembali menunjukkan magisnya dan mengatasi hukuman penalti di Qatar.
Dengan determinasi tinggi dan pengalaman mengejar ketertinggalan dari barisan belakang, perjuangan Veda Ega Pratama di Moto3 Qatar 2026 dipastikan bakal menyuguhkan tontonan balap yang sangat mendebarkan bagi para pecinta motorsport tanah air.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang