Pembalap muda berbakat Veda Ega Pratama membawa misi besar untuk menebus kekecewaan mendalam jelang bergulirnya rangkaian Moto3 Malaysia 2026. Akhir pekan lalu di Sirkuit Phillip Island, impian pembalap asal Gunungkidul ini untuk melakoni debut balapan harus kandas akibat cuaca buruk yang memaksa panitia membatalkan seluruh agenda balapan utama.
Padahal, performa sang rider 17 tahun tersebut sedang berada di titik nadir kepercayaan diri tertinggi setelah secara sensasional sukses mengamankan posisi start terdepan atau pole position perdana dalam karier grand prix-nya. Situasi emosional tersebut tentu meninggalkan rasa penasaran yang luar biasa, namun Honda Team Asia langsung mengalihkan fokus penuh menuju Sirkuit Sepang akhir pekan ini.
Kabar baiknya, Sepang bukanlah arena yang asing bagi sang pembalap muda andalan Indonesia ini. Rekam jejak manis pernah ditorehkan Veda di sirkuit kebanggaan negeri jiran tersebut, mulai dari masa kejayaannya di ajang Asia Talent Cup hingga dominasinya pada kancah Asia Road Racing Championship (ARRC) dalam beberapa musim terakhir.
"Saya pikir bisa balapan dengan baik karena kemarin dapat pole position, sayang sekali tidak bisa balapan di sini, tapi kita harus menghormati keputusan direktur balapan, kami siap-siap ke Malaysia, sampai jumpa pekan depan," ujar Veda mengungkapkan ketegarannya menghadapi situasi pelik di Australia.
Dengan kondisi cuaca Sepang yang diprediksi jauh lebih bersahabat dan akrab dengan gaya balapnya, ekspektasi tinggi kini tertuju ke pundak sang pembalap. Dukungan penuh suporter tanah air tentu mengiringi langkah Veda untuk melampiaskan seluruh potensinya dan mencetak sejarah baru di kancah balap motor internasional.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang