Kabar baik datang dari Bayern Munich setelah sang juru taktik, Vincent Kompany, akhirnya diizinkan meninggalkan rumah sakit pasca insiden kolaps di tempat latihan. Sempat membuat seisi klub ketakutan, tim dokter memastikan bahwa pelatih asal Belgia tersebut terbebas dari ancaman serangan jantung maupun stroke, meski ia harus menepi dari pinggir lapangan dalam beberapa pekan ke depan.

Direktur klub, Max Eberl, memberikan konfirmasi bahwa kondisi sang pelatih berangsur membaik setelah mengalami iritasi meningeal atau peradangan pada selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang. Insiden yang turut membuat Kompany mengalami dislokasi bahu ini memaksa asisten pelatih, Aaron Danks, mengambil alih komando tim sementara waktu demi menjaga stabilitas performa Die Roten di berbagai ajang kompetitif.

Absennya Vincent Kompany tentu menjadi ujian tersendiri bagi Bayern Munich yang tengah berada dalam jadwal padat. Sebelumnya, mereka sukses membungkam Freiburg 3-1 di ajang Bundesliga dan menghajar Magdeburg 6-1 di DFB-Pokal, menunjukkan bahwa mesin gol mereka tetap berjalan meski tanpa kehadiran sang pelatih kepala di dugout.

Namun, ujian sesungguhnya baru akan tersaji akhir pekan ini ketika Bayern Munich harus melakoni duel akbar menghadapi Borussia Dortmund. Pertandingan ini menjadi sangat krusial mengingat kedua tim sama-sama belum tersentuh kekalahan dan menguasai puncak klasemen sementara dengan perolehan poin yang sangat ketat.

Di bawah arahan staf kepelatihan yang dipimpin Aaron Danks, skuad asuhan Vincent Kompany dituntut mempertahankan momentum positif demi menjaga ambisi merengkuh gelar juara liga. Dukungan penuh dari manajemen dan para pemain diyakini mampu menjadi suntikan moral tersendiri hingga sang pelatih kepala kembali pulih total dan berdiri di pinggir lapangan.