Badai besar tengah menerpa kursi kepelatihan Turki setelah Federasi Sepak Bola Turki dikabarkan siap mendepak Vincenzo Montella. Keputusan pahit ini diambil menyusul rentetan hasil buruk yang menghantam tim, termasuk kekalahan telak dari Italia di Bologna yang membuat para pendukung di tribun semakin geram melihat penurunan performa tim secara drastis.

Kekalahan 1-3 tersebut menandai tren negatif berupa empat kekalahan beruntun di ajang UEFA Nations League. Situasi ini semakin diperparah setelah sebelumnya mereka juga takluk dari Italia di Bursa, serta tumbang di tangan Prancis dan Belgia. Pihak federasi akhirnya kehilangan kesabaran, terutama setelah kegagalan lolos dari fase grup di ajang Piala Dunia yang memicu tekanan besar dari publik sepak bola setempat.

Dilansir dari Football Italia yang mengutip laporan Calciomercato, Fanatik, dan Milliyet, kesepakatan pemutusan kontrak telah tercapai. Pelatih asal Italia tersebut akan menerima kompensasi gaji selama lima bulan dengan total senilai €915.000 atau sekitar Rp15,5 Miliar, mengingat kontraknya sebenarnya baru akan berakhir hingga Euro 2028 usai perpanjangan yang ditandatangani pada Juni 2025.

Selama tiga tahun memegang kendali kepelatihan, Montella sebenarnya sempat mempersembahkan momen manis, mulai dari membawa tim melaju hingga perempat final Euro 2024 hingga mengakhiri penantian 24 tahun untuk lolos ke Piala Dunia. Namun, catatan 14 kekalahan dari 40 pertandingan, di mana enam di antaranya terjadi dalam tujuh laga terakhir, membuat posisinya tidak dapat diselamatkan lagi oleh kenangan manis masa lalu.

Kini, nama Arda Turan berdiri di garis terdepan sebagai kandidat kuat pengganti. Mantan gelandang Galatasaray, Atletico Madrid, dan Barcelona yang kini tengah meniti karier kepelatihan bersama Shakhtar Donetsk itu dipersiapkan untuk mengambil alih tongkat estafet kepelatihan demi mengembalikan taji tim nasional di kancah internasional.