Drama tersaji di Santiago Bernabéu ketika Real Madrid sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Villarreal dalam lanjutan La Liga, Sabtu malam. Di tengah ketatnya persaingan papan atas klasemen, sorotan utama justru tertuju pada insiden kontroversial yang melibatkan penyerang andalan mereka. Pertandingan ini juga diwarnai keputusan taktik pelatih yang mencadangkan bintang Brasil tersebut di awal laga akibat tren performa yang belum menemukan bentuk terbaiknya musim ini.

Memulai laga dari bangku cadangan setelah digantikan Yan Diomande dalam starting XI, Vinícius Júnior baru diturunkan pada menit ke-52 saat kedudukan masih imbang tanpa gol. Kehadiran pemain lincah ini sempat memberikan energi tambahan bagi lini serang tuan rumah, terbukti dari gol pembuka yang dicetak Diomande sepuluh menit berselang. Atmosfer stadion langsung bergemuruh ketika Vinícius sempat mengira dirinya sukses mencatatkan nama di papan skor lewat umpan matang Jude Bellingham yang sempat disambut selebrasi emosional pelatih di pinggir lapangan.

Namun, kegembiraan publik Santiago Bernabéu seketika berubah menjadi ketegangan luar biasa setelah wasit Isidro Díaz de Mera meninjau VAR. Dari tayangan ulang, terlihat jelas aksi tidak terpuji Vinícius yang menarik rambut pemain Villarreal, Nathan Saliba, dalam proses membangun serangan. Keputusan tegas pun diambil: gol dianulir dan kartu merah langsung dikeluarkan dari saku sang pengadil lapangan untuk penyerang asal Brasil tersebut, meninggalkan rekan-rekan setimnya dalam tekanan hebat di sisa waktu pertandingan.

Situasi pelik ini memaksa skuad asuhan pelatih berpengalaman itu harus bermain dengan 10 orang pemain dan bertahan secara habis-habisan untuk mempertahankan keunggulan tipis hingga peluit panjang berbunyi. Usai laga, gelandang Aurelien Tchouaméni secara terbuka meluapkan kebingungannya atas keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya di momen krusial. Sementara itu, sang juru taktik memilih mangkir dari konferensi pers pascalaga menyusul tensi tinggi yang terjadi di area teknis sepanjang babak kedua.

Dilansir dari ESPN FC, Vinícius langsung menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada rekan setim dan para suporter melalui akun Instagram pribadinya atas kecerobohan yang nyaris merusak hasil akhir. Tambahan tiga angka ini membuat posisi klub ibu kota tetap bertahan di peringkat ketiga klasemen sementara La Liga, tertinggal satu poin dari rival sekota Atlético Madrid dan terpaut enam angka dari sang pemuncak takhta, Barcelona.