Tekanan berat yang sempat menghimpit manajer Phil Parkinson akhirnya mencair setelah anak asuhnya mengamuk di lapangan. Wrexham sukses membungkam tim papan bawah Championship, Preston, dengan skor meyakinkan 4-1. Respons cepat ini diberikan usai tengah pekan lalu mereka ditekuk West Brom 2-1 di kandang sendiri, hasil minor yang sempat memicu rumor liar mengaitkan klub dengan Steven Gerrard di tengah posisi tim yang merosot ke zona merah.

Pertandingan sendiri berjalan sengit sejak menit awal meski skor akhir tampak berat sebelah. Gelandang Wrexham, Joe Worrall, membuka keunggulan lewat gol pertamanya dalam dua tahun terakhir, sebelum disamakan oleh Alfie Devine. Namun, mentalitas baja diperlihatkan tuan rumah ketika mantan gelandang Preston, Ben Whiteman, mencetak gol ke gawang mantan klubnya. Dua gol kilat dari Sam Smith dan Kieffer Moore jelang pertengahan babak kedua memastikan tiga angka mutlak bagi skuad asuhan Parkinson.

Kemenangan krusial ini mendongkrak posisi Wrexham naik ke peringkat ke-14 klasemen sementara Championship. Phil Parkinson, yang telah memimpin lebih dari 1000 pertandingan sepanjang karier manajerialnya, mengaku sangat bangga dengan karakter yang ditunjukkan para pemainnya di atas lapangan hijau. Dukungan penuh dari tribun penonton sebelum sepak mula juga dibayar tuntas oleh performa spartan di sepanjang 90 menit pertandingan.

"Saya pikir anak-anak tampil berani dan siap bertarung secara individu maupun kolektif," ujar Phil Parkinson usai laga, memuji kerja keras timnya dalam mengevaluasi detail kelemahan pasca kekalahan sebelumnya. Di sisi lain, hasil buruk ini membuat Preston semakin tenggelam di dasar klasemen sementara, belum meraih satu pun poin sejak kedatangan pelatih Graham Alexander, serta harus kebobolan empat gol dalam dua laga beruntun setelah sebelumnya digasak Birmingham 4-0.