Xavi Hernández resmi ditunjuk sebagai pelatih baru timnas Belanda. Legenda Barcelona itu menggantikan Ronald Koeman yang mundur setelah kegagalan di Piala Dunia 2026. Keputusan ini diumumkan pada 12 Agustus 2026, menandai babak baru bagi De Oranje.

Pria 46 tahun itu kembali ke dunia kepelatihan setelah dua tahun vakum, sejak didepak dari kursi pelatih Barcelona pada 2024. Kontraknya berdurasi empat tahun, yang artinya ia akan menukangi Belanda hingga Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.

"Saya menganggap ini kehormatan luar biasa untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Belanda," ujar Xavi dalam pernyataan resminya. "Sebagai seseorang yang dididik di akademi Barça dengan pengaruh kuat dari Johan Cruyff dan Rinus Michels, saya merasa ada koneksi khusus dengan sepak bola Belanda."

Xavi juga menyebut Louis van Gaal dan Frank Rijkaard sebagai figur yang membentuk kariernya. "Bisa dibilang saya adalah anak dari sepak bola Belanda," tambahnya. Ini bukan kali pertama Xavi menggantikan Koeman—ia melakukannya di Barcelona pada 2021 dan sukses membawa Blaugrana juara LaLiga dua musim kemudian.

Belanda datang ke Xavi setelah performa mengecewakan di Piala Dunia 2026. Mereka tersingkir di babak 32 besar oleh Maroko, sebuah hasil yang memicu pengunduran diri Koeman. Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) pun bergerak cepat mencari pengganti.

"Belanda memiliki budaya sepak bola yang kaya dan visi yang jelas—sepak bola menyerang, berbasis penguasaan bola, dengan kreativitas, gairah, dan keyakinan," kata Xavi. "Tentu saja, tujuan terpenting adalah menang, tapi saya lebih suka melakukannya dengan cara yang mencerminkan karakteristik itu dan bisa dinikmati orang-orang."

Sebagai pemain, Xavi memenangkan Piala Dunia 2010 dan dua Euro beruntun (2008, 2012) bersama Spanyol. Karier kepelatihannya dimulai di Al Sadd pada 2019, meraih tujuh trofi, sebelum kembali ke Barcelona. Setelah masa sukses di Camp Nou, ia gagal mempertahankan konsistensi dan digantikan Hansi Flick pada 2024.

Selama dua tahun terakhir, Xavi disebut menerima tawaran dari sejumlah klub dan tim nasional, tapi belum ada yang cocok. Kini, ia mengambil langkah baru bersama Oranje—sebuah tantangan yang dinantikan para penggemar sepak bola Belanda di seluruh dunia.