Panggung Major League Soccer kembali bergemuruh ketika Lionel Messi menunjukkan magisnya dalam lawatan Inter Miami ke markas Atlanta United. Pertandingan yang digelar hari Sabtu ini menyajikan dominasi penuh dari tim tamu, di mana sang megabintang asal Argentina memborong dua gol brilian di babak kedua untuk memastikan kemenangan meyakinkan 3-1. Gelontoran gol tersebut sekaligus memperkokoh posisi The Herons di papan atas klasemen Wilayah Timur.

Babak pertama sempat berjalan ketat sebelum penyerang asal Meksiko, Germán Berterame, memecah kebuntuan bagi Inter Miami pada menit ke-45. Memasuki paruh kedua, Messi benar-benar mengambil alih kendali permainan. Gol pertamanya lahir pada menit ke-56 melalui aksi individu menawan, di mana ia menusuk dari sisi kanan, bertukar operan dengan Berterame, sebelum memperdaya bek lawan dan melepaskan tembakan mendatar yang merobek jala gawang Atlanta United.

Tidak butuh waktu lama bagi peraih delapan penghargaan Ballon d'Or itu untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, memanfaatkan umpan terobosan matang dari Luis Suárez dalam situasi serangan balik, Messi kembali memperdaya barisan bertahan lawan dan menaklukkan kiper Lucas Hoyos. Tuan rumah hanya mampu membalas lewat gol hiburan penalti dari mantan pemain Miami, Fafà Picault, di pengujung laga.

Tambahan dua gol ini membuat koleksi musim ini milik Messi di MLS melonjak menjadi 25 gol, memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan keunggulan enam gol dalam perburuan Sepatu Emas. Dilansir dari ESPN FC, pelatih Cristian "Kily" González memberikan pujian setinggi langit kepada sang kapten seusai pertandingan. Sang pelatih bahkan meyakini bahwa rekor 1.000 gol sepanjang karier profesional Messi bukan hal yang mustahil untuk digapai mengingat performa impresifnya yang kini telah menyentuh angka 936 gol.

Kemenangan tandang ini memperpanjang catatan positif Inter Miami yang telah meraih tiga kemenangan beruntun dan menempati peringkat kedua klasemen Wilayah Timur. Sementara itu, Atlanta United asuhan Gerardo "Tata" Martino semakin terpuruk di posisi ke-14 dan harus bekerja keras jika ingin menembus zona playoff. Selanjutnya, Inter Miami sudah ditunggu laga tandang menghadapi New York Red Bulls pada akhir pekan mendatang.