Dominasi Alexander Zverev kembali memakan korban di turnamen Vienna Open. Petenis unggulan teratas ini tampil tanpa ampun saat menggilas wakil tuan rumah, Arthur Fery, dua set langsung dengan skor telak 6-0 dan 6-2 dalam tempo 59 menit saja di babak perempat final. Kemenangan meyakinkan ini mengulang memori manis saat Zverev juga menghentikan langkah Fery di ajang Wimbledon musim panas lalu, membuktikan perbedaan kualitas yang cukup mencolok di atas lapangan.
Hasil manis di Wina ini terasa semakin spesial karena Zverev dipastikan bakal mengambil alih takhta ranking satu dunia dari Jannik Sinner pada hari Senin mendatang. Mengutip laporan dari Sky Sports, petenis berusia 29 tahun tersebut akan menorehkan sejarah baru sebagai petenis tunggal putra Jerman kedua yang menduduki puncak klasemen global setelah legenda tenis Boris Becker pada tahun 1991 silam. Zverev mengakui sempat kesulitan tidur usai memastikan diri menggeser Sinner di babak sebelumnya, namun ia mampu melampiaskan fokusnya dengan melepaskan 19 pukulan winner saat menghadapi Fery.
Langkah impresif juga dicatatkan oleh mantan juara US Open asal Rusia, Daniil Medvedev, yang sukses menyusul ke babak semifinal Vienna Open. Medvedev memastikan satu tiket ke turnamen penutup musim ATP Finals di Turin untuk ketujuh kalinya usai menundukkan Adrian Mannarino dengan skor 6-2 dan 6-3. Kebangkitan performa Medvedev musim ini ditandai dengan catatan lebih dari 50 kemenangan serta raihan empat gelar juara, membuatnya kini bersiap menghadapi ujian berat melawan bintang muda Spanyol di babak selanjutnya.
Di babak semifinal Vienna Open nanti, Zverev dijadwalkan akan menghadapi pemenang antara Matteo Berrettini atau unggulan kelima Alex de Minaur. Pertandingan ini akan menjadi semifinal ke-12 yang berhasil dicapainya sepanjang tahun kalender ini, menunjukkan konsistensi performa yang luar biasa di level tertinggi. Di sisi lain, persaingan menuju ATP Finals semakin memanas seiring dengan kepastian lolosnya beberapa nama besar seperti Zverev, Medvedev, serta Carlos Alcaraz yang sebelumnya sukses menjegal langkah Tommy Paul.
Meski harus mengakui kekalahan telak, Fery tetap mendapatkan apresiasi penuh dari sang lawan seusai pertandingan. Zverev menilai bahwa lawannya tersebut memiliki kecepatan luar biasa serta pemahaman taktik yang matang, meski baru menjalani tahun penuh pertamanya di tur dunia profesional. Dengan sisa empat tempat yang masih diperebutkan menuju Turin menyusul absennya Sinner akibat cedera, atmosfer turnamen tenis dunia kini berada di titik paling krusial musim ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang