Malam penghargaan Ballon d'Or kembali menjadi panggung megah bagi sepak bola wanita, di mana Alexia Putellas sukses keluar sebagai pemenang trofi prestisius tersebut untuk ketiga kalinya. Gintang bintang asal Spanyol yang kini membela London City Lionesses ini berhasil menyisihkan ketatnya persaingan dari mantan rekan setimnya di Barcelona, Ewa Pajor, serta penyerang tajam Manchester City, Khadija Shaw, dalam malam puncak yang digelar pada hari Senin.
Gelar ini terasa begitu emosional dan melengkapi babak baru dalam karier Putellas setelah ia memutuskan meninggalkan Blaugrana musim panas lalu usai mengabdi selama 14 tahun. Musim lalu, sang gelandang tampil fenomenal dengan membukukan delapan gol serta tujuh assist dari 11 penampilan di Liga Champions. Kontribusi masif tersebut sukses mengantar raksasa Catalan tersebut merengkuh titel Eropa untuk keempat kalinya sekaligus mengamankan status quadruple yang bersejarah bagi klub.
Perjalanan kembali ke puncak dunia ini juga menjadi bukti ketangguhan mental Putellas setelah sempat dihantam cedera ACL parah pada tahun 2022 silam. Cedera tersebut sempat membatasi menit bermainnya dan membuatnya harus berjuang keras mengembalikan sentuhan terbaiknya. Kini, kerja keras itu terbayar lunas dengan raihan Ballon d'Or, sekaligus mencatatkan sejarah baru sebagai pemain aktif Women's Super League pertama yang mampu merengkuh penghargaan individu bergengsi tersebut.
Dominasi Barcelona semakin tidak terbendung dalam malam panggung penghargaan berkat deretan prestasi individu maupun kolektif yang disapu bersih oleh para penggawa mereka. Ewa Pajor melengkapi posisi podium setelah tampil gemilang sebagai top skor Liga Champions dengan koleksi 11 gol, sementara Khadija Shaw berada di tempat lain menyusul performa tajamnya bersama City. Tak ketinggalan, Vicky López dinobatkan sebagai pemain muda terbaik tahun ini untuk kali kedua secara beruntun.
Pesta Blaugrana kian sempurna setelah juru taktik Pere Romeu dinobatkan sebagai Pelatih Wanita Terbaik, Cata Coll menyabet penghargaan Kiper Terbaik, dan tim wanita mereka dinobatkan sebagai Klub Wanita Terbaik tahun ini. Meski demikian, penghargaan Penyerang Wanita Terbaik lepas dari genggaman klub Spanyol tersebut setelah jatuh ke tangan bomber tajam asal Meksiko yang membela CF Pachuca, Charlyn Corral.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang