Kabar buruk menimpa kubu Stamford Bridge setelah Reece James dipastikan harus naik meja operasi akibat masalah lutut yang kembali mendera. Dilansir dari BBC Sport, sang kapten Chelsea tersebut sukses menjalani prosedur medis tersebut setelah mengalami cedera saat sesi latihan menjelang kemenangan telak 5-1 atas Bournemouth akhir pekan lalu. Situasi ini tentu menjadi pukulan telak bagi kestabilan lini belakang The Blues yang tengah berjuang di papan atas.

Pemain berusia 26 tahun itu kini langsung fokus pada proses pemulihan intensif di bawah pengawasan tim medis klub. Hingga saat ini, pihak manajemen maupun tim dokter belum bisa memberikan kepastian mengenai kapan sang bek sayap andalan dapat kembali merumput ke lapangan hijau. Kehilangan pemain dengan rekam jejak kepemimpinan tinggi ini memaksa jajaran pelatih harus memutar otak mencari solusi taktis terbaik demi menjaga konsistensi performa tim.

Absennya sang kapten semakin memperburuk catatan kebugaran yang dalam beberapa musim terakhir memang kerap diganggu masalah fisik. Meski sempat mencatat progres positif pada musim sebelumnya, rentetan cedera ini kembali memaksa sang pemain menepi dan melewatkan berbagai agenda penting bersama tim nasional. Konsistensi permainan yang sempat ia temukan kini harus terhambat oleh meja operasi dan fase rehabilitasi panjang yang melelahkan.

Situasi pelik ini datang di saat jadwal padat sudah menanti di depan mata bagi skuad asuhan pelatih kepala dalam mengarungi ketatnya kompetisi domestik. Rangkaian ujian berat menuntut kedalaman skuad yang optimal ketika mereka harus bertamu ke markas Everton, dilanjutkan laga kandang sarat gengsi menghadapi rival sekota Tottenham Hotspur serta raksasa Manchester United dalam waktu dekat. Belum lagi ujian tambahan di ajang Carabao Cup tatkala mereka harus bertandang menghadapi Liverpool di Anfield.

Tanpa kehadiran sang kapten di sisi lapangan, lini pertahanan Chelsea diprediksi akan menghadapi ujian sesungguhnya untuk meredam gempuran lini serang lawan-lawan tangguh tersebut. Konsistensi permainan dan ketahanan mental seluruh anggota tim kini dipertaruhkan di tengah tekanan jadwal yang begitu padat. Keputusan cepat mengambil tindakan operasi diharapkan mampu memulihkan kondisi sang pemain secara total demi menghadapi sisa musim yang semakin kompetitif.