Badai tengah menghantam ruang ganti Portugal setelah sang megabintang Cristiano Ronaldo memutuskan angkat bicara soal alasan dirinya meninggalkan pemusatan latihan tim nasional. Melalui pernyataan panjang di akun media sosial pribadinya, penyerang senior ini melontarkan kritikan tajam kepada sang pelatih, Jorge Jesus, sekaligus menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada rekan-rekan setimnya di skuad Selecao das Quinas.
Dilansir dari CNN Indonesia, ketegangan ini bermula dari rasa kecewa mendalam yang dirasakan oleh pencetak gol haus gol tersebut. Pemain yang kini memperkuat Al Nassr itu secara terbuka mengaku merasa dikhianati dan dibohongi hingga dua kali oleh juru taktik asal Portugal tersebut selama agenda UEFA Nations League.
Kebohongan pertama terjadi ketika Jorge Jesus disebut menjanjikan kesempatan bermain selama 30 menit dalam laga kontra Norwegia pada 28 September lalu. Ronaldo yang awalnya fokus pada pemulihan fisik dan mengikuti instruksi pemanasan sejak paruh kedua usai, harus menelan ludah pahit karena namanya sama sekali tidak dipanggil ke lapangan dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 tersebut.
Konflik kian memanas tatkala insiden kebohongan kedua muncul jelang duel melawan Denmark. Jorge Jesus sempat berjanji akan meminta maaf secara terbuka kepada sang kapten di hadapan para jurnalis, lengkap dengan tujuh poin pembicaraan yang telah dirancang sebelumnya, namun janji manis itu lagi-lagi hanya tinggal kenangan tanpa ada realisasi nyata.
Akibat tindakan meninggalkan kamp latihan tersebut, sang penyerang veteran menyatakan siap menerima segala bentuk konsekuensi maupun sanksi dari federasi sepak bola nasional. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap profesional, menjaga kondisi fisik, dan siap kembali membela panji negara demi meraih kemenangan setelah masa hukumannya tuntas.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang