Malam penghargaan Ballon d'Or 2026 di London Palladium Theatre, Inggris, pada Selasa (27/10) dini hari WIB, menyisakan cerita menarik. Wajah lesu dan ekspresi jutek Lamine Yamal mendadak viral di jagat maya setelah Harry Kane resmi dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia tahun ini.
Penyerang andalan timnas Inggris tersebut sukses mengamankan trofi bergengsi setelah mengungguli para pesaing beratnya, termasuk Yamal dan Kylian Mbappe. Ketika Kane naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan dan menyampaikan pidato kemenangan, bintang muda Barcelona itu tak kuasa menyembunyikan rasa kecewanya yang mendalam di kursi undangan.
Bagi wonderkid asal Spanyol tersebut, momen ini terasa begitu berat karena harus mengulang sejarah pahit tahun sebelumnya. Pada edisi 2025, ia juga hanya mampu finis sebagai runner-up di bawah Ousmane Dembele, sementara pada tahun 2026 ini posisinya justru merosot ke peringkat ketiga klasemen akhir perolehan suara.
Reaksi publik sepak bola dunia pun langsung terbelah di media sosial menanggapi ekspresi muram sang pemain muda. Sebagian besar netizen memberikan dukungan moral dengan meyakini bahwa masa kejayaan pencetak rekor tersebut akan segera tiba dalam beberapa tahun ke depan mengingat usianya yang masih sangat belia.
Di sisi lain, tidak sedikit pula warganet yang menilai bahwa penyerang Bayern Munchen tersebut memang jauh lebih layak keluar sebagai pemenang berkat performa impresifnya di atas lapangan hijau. Publik meyakini pengalaman pahit di panggung gala ini justru akan menjadi bahan bakar motivasi tambahan bagi sang pemain untuk bangkit.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang