Kampanye Inggris di UEFA Nations League akhirnya kembali berada di jalur yang tepat setelah sempat diguncang berbagai masalah pelik. Di bawah komando Thomas Tuchel, The Three Lions sukses memetik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Ceko di Stadion Wembley, yang sekaligus menandai malam spesial bagi sang kapten.
Sorotan utama tentu mengarah kepada Harry Kane yang mencatatkan rekor penampilan terbanyak sepanjang sejarah tim nasional dengan 125 caps, sejajar dengan legenda Peter Shilton. Tidak hanya merayakan pencapaian megah tersebut, penyerang berusia 33 tahun itu juga memborong dua gol kemenangan, menegaskan statusnya sebagai ujung tombak paling mematikan yang dimiliki Inggris saat ini.
Sebelum kemenangan ini, Tuchel sempat berada di bawah tekanan besar akibat badai cedera, rentetan pemain yang mundur dari skuad, serta kekalahan dari juara dunia Spanyol. Namun, respons luar biasa ditunjukkan oleh tim dengan membantai Kroasia 7-0 di Rijeka serta menyapu bersih laga kontra Ceko, membuat posisi Inggris kini aman di peringkat kedua Grup 3 UEFA Nations League A.
Transformasi gaya bermain yang diusung sang manajer turut menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter. Tuchel mencoba meninggalkan pakem penguasaan bola total ala Spanyol demi menerapkan pendekatan yang lebih dinamis, langsung, dan memanfaatkan fisik khas Premier League, sebuah adaptasi taktikal yang sejauh ini terbukti membuahkan hasil positif di atas lapangan.
Ujian sesungguhnya bagi ambisi pasukan Tuchel tentu masih akan datang saat mereka harus menghadapi tim-tim elite dunia lainnya dalam sisa jadwal kualifikasi mendatang. Meski demikian, solidnya lini pertahanan serta ketajaman lini serang yang dipimpin para bintang muda memberikan secercah optimisme besar bagi publik Wembley.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang