Dunia tinju kembali diguncang oleh rencana kepulangan salah satu sosok paling kontroversial namun menarik perhatian, Jake Paul. Dilansir dari Sky Sports, petinju profesional tersebut dijadwalkan kembali naik ring pada malam Natal, 24 Desember mendatang, di Dubai, dengan identitas calon lawannya yang masih dirahasiakan.

Langkah ini menandai kemunduran ke atas ring untuk pertama kalinya sejak ia menghadapi mantan juara dunia kelas berat dua kali, Anthony Joshua. Dalam duel brutal tersebut, ia harus menderita patah rahang akibat pukulan telak yang membuatnya kalah knock-out pada ronde keenam, sebuah ujian berat yang sempat membuat masa depannya dipertanyakan banyak pihak.

Meskipun menelan hasil pahit dan memiliki rekor 12-2 dengan tujuh kemenangan KO sejak debut profesionalnya—termasuk pertarungan melawan Mike Tyson pada 2024—tekadnya sama sekali tidak surut. Sejumlah nama besar sempat masuk dalam bursa calon lawannya, mulai dari eks petarung UFC Darren Till dan Francis Ngannou, petinju Inggris Chris Eubank Jr, hingga juara dunia kelas welter WBC Ryan Garcia.

"Saya telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membuktikan bahwa orang-orang salah, mengambil risiko, dan menantang diri sendiri melawan lawan yang tidak disangka orang," ujar Paul dengan penuh percaya diri menjelang duel akbar akhir tahun ini.

Sementara itu, co-founder dan CEO Most Valuable Promotions, Nakisa Bidarian, menegaskan bahwa kembalinya sang petarung membuktikan mentalitas baja yang dimilikinya. Pihak promotor saat ini tengah memfinalisasi nama penantang yang layak untuk menyambut kembalinya sang bintang di atas ring tanah Timur Tengah.