Teka-teki mengenai keberadaan pelatih Simon Grayson yang tidak terlihat mendampingi skuad Garuda akhirnya terjawab setelah pelatih kepala John Herdman memberikan penjelasan resmi. Absennya juru taktik asal Inggris tersebut sempat memicu tanda tanya besar di kalangan pendukung Timnas Indonesia setelah namanya sama sekali tidak muncul dalam daftar susunan staf kepelatihan resmi.
Menanggapi situasi tersebut, John Herdman secara terbuka membenarkan bahwa ada perombakan serta rotasi yang memang sengaja dilakukan pada struktur tim kepelatihannya. Menurutnya, langkah penyegaran ini merupakan bagian dari strategi internal untuk menghadapi agenda padat, di mana Simon Grayson menjadi salah satu figur yang masuk dalam daftar perputaran peran tersebut di tubuh skuad Garuda.
Kepada CNN Indonesia, pelatih berkebangsaan Kanada itu menegaskan bahwa kebijakan rotasi staf adalah hal yang lumrah dan pernah ia terapkan sebelumnya. Ia mencontohkan bagaimana kehadiran Rob Sherman hingga pelatih lokal Nova Arianto kerap bergantian masuk dalam struktur tim kepelatihan berdasarkan kebutuhan periodik tertentu demi menjaga efektivitas performa tim secara keseluruhan.
Sorotan publik terhadap mantan juru taktik Leeds United itu bermula ketika ia sama sekali tidak terlihat menghuni bangku cadangan tim selama turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung. Padahal, pelatih berusia 56 tahun tersebut baru saja diresmikan untuk bergabung memperkuat jajaran staf kepelatihan skuad Garuda pada bulan Maret 2026 lalu.
Berdasarkan pantauan melalui akun media sosial pribadinya, Simon Grayson terpantau telah kembali pulang ke Inggris dan menghabiskan waktu luangnya dengan menjalani sejumlah kegiatan profesional seperti wawancara serta bermain panah lempar. Sementara itu, dalam dokumen resmi pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026, posisi asisten pelatih kini diemban oleh Elliott Dickman dan Steven Vitoria.
Selama turnamen tersebut, trio kepelatihan yang terdiri dari John Herdman, Elliott Dickman, dan Steven Vitoria bahu-membahu memimpin serta memberikan instruksi langsung di pinggir lapangan. Herdman berfokus pada lini tengah dan serangan, Dickman menangani skema bola mati, sedangkan Vitoria memegang kendali penuh atas pengorganisasian barisan pertahanan tim.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang