Badai rumor menderu di Santiago Bernabeu setelah Jose Mourinho harus pasang badan demi meredam isu keretakan hubungannya dengan Kylian Mbappe. Penyerang bintang andalan Real Madrid tersebut belakangan ini memang menjadi sorotan tajam media di tengah proses pemulihan cedera lutut yang dialaminya. Isu miring mulai berhembus ketika sang pemain dituduh mengunjungi klub malam di Paris serta mengunggah foto saat sedang mengendarai sepeda di Swiss, yang diklaim melanggar aturan klub.

Namun, dalam sesi konferensi pers terbarunya, manajer asal Portugal itu dengan tegas membantah seluruh narasi miring yang sengaja dibesar-besarkan oleh media. Mantan juru taktik Chelsea dan Inter Milan tersebut menyatakan bahwa ada pihak-pihak tertentu yang sengaja berburu masalah demi menciptakan drama palsu di internal klub. Menurutnya, acara di Paris bukanlah kunjungan ke klub malam melainkan sebuah acara privat Paris Fashion Week, sementara insiden sepeda di Swiss hanyalah sarana transportasi santai di area hotel yang tenang.

"Seolah-olah masalah nyata yang dihadapi sepak bola dalam beberapa pekan terakhir belakangan ini masih belum cukup," keluh sang pelatih menanggapi pemberitaan miring tersebut. Ia bahkan meminta para Madridista agar membaca situasi secara cerdas dan adil di tengah gempuran rumor transfer yang mengaitkan sang penyerang dengan ketertarikan dari klub Premier League. Penyerang Prancis yang memiliki nilai pasar fantastis sekitar Rp3,4 Triliun versi Transfermarkt ini dipastikan tetap akan diturunkan dalam pertandingan terdekat akhir pekan ini.

Situasi internal Los Blancos sendiri saat ini sedang membutuhkan ketenangan ekstra menyusul posisi mereka di tangga klasemen sementara La Liga. Real Madrid tertahan di peringkat keempat setelah menelan dua kekalahan awal musim ini dari Real Betis dan sang rival sekota Atletico Madrid. Tekanan semakin terasa berat karena sang abadi rival, Barcelona, melesat nyaman di puncak klasemen dengan catatan sapu bersih kemenangan dari tujuh laga pembuka serta produktivitas gol yang luar biasa.

Kendati demikian, sang manajer berjuluk The Special One tersebut menjamin komitmen penuh dari sang bomber utama. Ia menegaskan bahwa jika ada pemain yang tidak menunjukkan profesionalisme dan melanggar kewajiban harian sebagai penggawa Los Blancos, maka pemain tersebut pasti tidak akan pernah mencicipi menit bermain di atas lapangan. Kepercayaan penuh ini diharapkan mampu meredam ketegangan tribun sekaligus mengembalikan fokus tim ke jalur kemenangan di kompetisi domestik maupun Eropa.