Stadion Metropolitano akhirnya bergemuruh menyambut kembali ketajaman penyerang andalan mereka setelah penantian yang cukup panjang. Gol tunggal dari Julian Alvarez memastikan Atletico Madrid mengamankan kemenangan krusial 1-0 atas Deportivo La Coruna dalam lanjutan kompetisi Liga Spanyol. Raihan tiga poin penuh ini membawa Los Rojiblancos semakin dekat dengan puncak klasemen sementara, sekaligus memberikan tekanan psikologis masif kepada sang rival abadi jelang duel El Clasico.

Pertandingan sendiri sama sekali tidak berjalan mudah bagi skuad asuhan Diego Simeone yang sempat berada di bawah tekanan tim tamu pada paruh pertama. Penjaga gawang utama Jan Oblak harus bekerja ekstra keras mematahkan sejumlah peluang emas lawan, termasuk tembakan jarak jauh Yeremay Hernandez. Lini serang tuan rumah yang dihuni nama-nama top sempat kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan Deportivo hingga paruh pertama berakhir tanpa gol.

Perubahan taktik drastis dilakukan sang juru taktik asal Argentina begitu babak kedua dimulai dengan memasukkan tenaga-tenaga segar dari bangku cadangan. Keputusan tersebut langsung membuahkan hasil instan ketika umpan terukur matang berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh penyerang timnas Argentina itu dari jarak dekat di awal paruh kedua. Gol ini sekaligus menandai momen spesial bagi sang penyerang yang telah lama dinantikan publik pendukung setia tuan rumah di kandang sendiri.

Dilansir dari ESPN FC, tambahan tiga poin ini memperpanjang catatan positif tim ibu kota menjadi delapan pertandingan beruntun tanpa tersentuh kekalahan di semua ajang kompetitif. Tren impresif tersebut membuat mereka kini hanya terpaut selisih dua angka saja dari pemuncak klasemen Barcelona, sebelum sang rival melakoni laga berat menghadapi Real Madrid. Tekanan kini beralih sepenuhnya ke pundak Blaugrana untuk menjaga jarak aman di singgasana.

Meski unggul satu gol, tuan rumah terus mendominasi jalannya sisa paruh kedua demi mencari gol pengaman melalui percobaan jarak jauh. Sayangnya, peluang dari pemain lini tengah gagal berbuah manis berkat kesigapan penjaga gawang lawan. Beruntung bagi tuan rumah, penyelamatan gemilang di masa tambahan waktu memastikan keunggulan tipis tetap terjaga hingga peluit panjang berbunyi.