Juventus akhirnya menemukan solusi di bawah mistar gawang. Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer musim ini: Juventus dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Tottenham Hotspur untuk mendatangkan Guglielmo Vicario. Kiper asal Italia itu akan segera kembali ke Serie A dengan status pinjaman, lengkap dengan opsi pembelian. Langkah ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depan Emiliano Martinez yang sempat dikaitkan dengan klub asal Turin tersebut.

Menurut laporan dari Football Italia, kesepakatan antara Tottenham dan Juventus telah terjalin pada hari ini. Fabrizio Romano, pakar transfer kenamaan, mengonfirmasi bahwa Vicario akan terbang ke Turin untuk menjalani tes medis. Sementara itu, Tuttosport menyebut nilai transfernya mencapai €10,5 juta, atau sekitar Rp178,5 miliar. Angka ini tentu menjadi sinyal bahwa Juventus serius mengamankan jasa kiper berusia 28 tahun tersebut.

Keputusan Juventus untuk mengarahkan bidikan ke Vicario bukan tanpa alasan. Sebelumnya, mereka sempat melakukan pembicaraan dengan Aston Villa terkait Emiliano Martinez. Namun, negosiasi tersebut berakhir buntu setelah Villa bersikukuh mempertahankan banderol €15 juta, yang setara dengan Rp255 miliar. Selain itu, ada kekhawatiran soal kondisi fisik Martinez yang tengah mengalami cedera tangan dan berisiko absen dalam waktu yang cukup lama. Situasi ini membuat Juventus memilih mundur dan mencari opsi lain yang lebih aman.

Dengan kedatangan Vicario, persaingan di posisi penjaga gawang Juventus dipastikan memanas. Michele Di Gregorio, kiper yang kini menghuni skuad utama, kabarnya mulai dilirik oleh klub-klub Eropa. Olympique Marseille disebut-sebut sebagai salah satu peminat serius. Jika Di Gregorio hengkang, Vicario bisa langsung menjadi pilihan utama di bawah asuhan pelatih anyar. Ini adalah langkah yang cukup berani, mengingat Vicario belum pernah merasakan atmosfer kompetisi seketat Serie A sejak pindah ke Inggris.

Di sisi lain, Aston Villa dikabarkan akan segera mengamankan pengganti Martinez dengan merekrut Sion Suzuki dari Parma. Langkah ini menunjukkan bahwa kedua klub sama-sama bergerak cepat di bursa transfer. Bagi Juventus, mendatangkan Vicario bisa menjadi solusi jangka pendek yang menjanjikan. Namun, opsi pembelian yang disematkan memberikan fleksibilitas bagi mereka untuk mengevaluasi performa kiper asal Udine itu sepanjang musim. Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin ia akan dipertahankan secara permanen.

Keputusan Juventus untuk tidak memaksakan transfer Martinez bisa dibilang bijak. Selain faktor cedera, nilai transfer yang diminta Villa dinilai terlalu tinggi untuk ukuran kiper berusia 32 tahun. Dengan Vicario, Juventus mendapatkan kiper yang lebih muda dan berpotensi berkembang. Meski begitu, tantangan besar menantinya: ia harus segera beradaptasi dengan gaya permainan tim dan tekanan besar dari publik Turin. Akankah Vicario menjadi pahlawan baru di Allianz Stadium? Waktu yang akan menjawab.